Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
0 PERSIK Vs MADURA UNITED 1

Piala Gubernur Jatim: Tersingkir Pertama, Persik Kediri Malah Puas

13 Februari 2020, 18: 28: 54 WIB | editor : Adi Nugroho

Persik Kediri

NYARIS: Striker Persik Antoni Putro Nugroho masih gagal memanfaatkan peluang dalam pertandingan melawan Madura United tadi malam. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri jadi tim pertama yang tersingkir di Grup A Piala Gubenur Jawa Timur. Ini menyusul kelalahan tipis 1-0 dari Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, tadi malam. Meski demikian, dibanding laga pertama, grafik permainan Macan Putih terus meningkat.

Hasil tadi malam membuat Persik kalah dua kali. Sementara Madura United mengumpulkan 4 poin. Poin tersebut sama dengan milik Bhayangkara FC yang mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 di pertandingan sore harinya. Karenanya, peluang lolos ke semifinal saat ini menjadi milik tiga tim saja.

Usai pertandingan, pelatih Joko Susilo sebenarnya mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Terutama di babak kedua yang menciptakan banyak peluang. “Tim kami memang tersingkir. Tapi hari ini saya puas. Ada progres dan anak-anak bermain lebih lepas. Meskipun Madura dapat memanfaatkan peluang,” kata Joko.

Ya, Madura United memang menguasai jalannya pertandingan sejak kick off. Di awal babak pertama, Sape Kerrab –julukan Madura United- membuat pertahanan Persik harus bekerja keras. Peluang juga banyak tercipta. Beruntung, Dimas Galih bermain gemilang di bawah mistar.

Meski punya banyak kesempatan membuat gol, Madura United baru mampu membobol gawang Persik setelah turun minum. Di menit ke-55, sepakan pemain muda Kevy Syahertian yang menyambut umpan tarik dari Samuel Christianson dari sisi kiri mampu menjebol gawang Macan Putih.

Setelah gol tersebut, Persik berusaha bangkit. Joko melakukan beberapa pergantian pemain. Pria yang akrab disapa Gethuk ini memasukkan Gaspar Vega di tengah. Masuknya pemain asal Argentina itu memang sedikit membawa perubahan.

Itu ditunjang oleh kelincahan Antoni Putro Nugroho yang diplot sebagai pemain depan. Pemain yang didatangkan dari PSS Sleman itu sebenarnya cukup membuat repot lini belakang Madura United yang dikomando Jaime Xavier.

Bahkan, Antoni berpeluang mencetak gol di pertengahan babak kedua. Meski sudah berhadapan dengan kiper M.Ridwan, tendangannya belum menyasar ke gawang.

Sejak awal, Persik memang tidak menargetkan apa-apa di Piala Gubernur. Apalagi tiga pemain asing mereka baru bergabung menjelang turnamen pramusim tersebut.

Namun, dari dua laga yang sudah dijalani, Joko menilai, Piala Gubernur memberikan pelajaran penting bagi pemain mudanya. Mereka akan terbiasa menghadapi tekanan. “Ini ujian bagi tim muda kami,” ungkap pria kelahiran Cepu, Jawa Tengah (Jateng) ini.

Meskipun sebenarnya hasil yang didapat sangat mengecewakan Persikmania. Namun, Joko kembali menegaskan bahwa tujuan Persik adalah Liga 1. Bukan ajang pramusim yang minim persiapan dan materi pemain.

Sementara itu, pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengatakan, timnya lebih menguasai jalannya laga. Hanya saja, banyak peluang yang terbuang sia-sia. “Belum bisa kita maksimalkan. Itu catatan untuk memperbaiki diri,” katanya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia