Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Harga Sayur Fluktuatif, Tetap Diminati Pembeli

11 Februari 2020, 14: 12: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

TRANSAKSI: Dimas melayani konsumen yang belanja sayur di lapaknya, Pasar Setonobetek, Kota Kediri, kemarin. Harga komoditas sayuran di pasar ini masih fluktuatif.

TRANSAKSI: Dimas melayani konsumen yang belanja sayur di lapaknya, Pasar Setonobetek, Kota Kediri, kemarin. Harga komoditas sayuran di pasar ini masih fluktuatif. (Samsul Abidin - JP Radar Kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri– Harga sayur di Pasar Setonobetek, Kota Kediri masih fluktuatif, kemarin (10/2). Ada yang naik dan turun. “Harganya macam-macam Mas, ada yang turun ada juga yang naik,” terang Atina, 24, pedagang sayur di Pasar Setonobetek.

Seperti buncis misalnya. Harganya naik. Sebelumnya Rp 10 ribu, kemarin jadi Rp 12 ribu. Harga tomat pun naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu. Namun, untuk kubis turun. Dari Rp 8 ribu menjadi Rp 6 ribu.

Sedangkan wortel, menurut Nur Wahyu Ernawati, 28, pedagang sayur Setonobetek, harganya naik. “ Wortel itu naiknya seribu-seribu Mas. Dari Rp 11 ribu kemudian Rp 12 ribu dan sekarang (kemarin, Red) Rp 13 ribu jualnya,” paparnya.

Meski begitu, pedagang mengaku, jumlah pembeli tetap sama. Ini karena sayuran menjadi bahan pokok yang selalu dibutuhkan. Atina mengatakan, naik turunnya harga disebabkan pasokan sayur. “Selain itu juga musim hujan Mas. Ada beberapa sayuran yang tidak terlalu tahan dengan curah hujan tinggi,” jelasnya.

Dimas, 19, pedagang di pasar yang sama, menjelaskan harga sayur di lapaknya bervariasi. Kubis dijual tetap Rp 8 ribu dan sawi Rp 7 ribu. “Wortel naik Mas sama kayak penjual yang lain, sekarang jualnya Rp 14 ribu. Untuk terong ungu tetap Rp 6 ribu saja,” urainya.

Itu berbeda lagi dengan harga cabai yang sempat mengalami kenaikan dan kembali turun kemarin. Tak berbeda juga dengan bawang putih impor yang cenderung naik terus akibat novel coronavirus (n-Cov) yang menjangkiti negeri Tiongkok. “Kalau bawang putih jangan ditanya Mas. Naik terus. Sekarang harganya Rp 55 ribu,” pungkas Atina.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia