Minggu, 05 Apr 2020
radarkediri
Home > PERSIK KEDIRI
icon featured
PERSIK KEDIRI
PERSEBAYA V PERSIK

Laga Pembuka, Kekuatan Macan Putih Masih 50 Persen

Planning Tanpa Pemain Asing

10 Februari 2020, 20: 05: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

Laga Pembuka, Kekuatan Macan Putih Masih 50 Persen

(Ilustrasi: bola.com)

Share this          

 KOTA, JP Radar Kediri – Persik memang tim baru di kancah Liga 1. Karena itu, fokus tampil di kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu tentu menjadi prioritas. Jauh melebihi prioritas pada Piala Gubernur Jatim yang akan dimulai sore nanti.

Toh, meskipun bukan prioritas utama, pelatih Joko ‘Gethuk’ Susilo punya planning atau rencana khusus menghadapi partai pembuka di Stadion Gelora Bangkalan sore nanti. Apalagi, lawannya adalah Persebaya Surabaya. Lawan yang juga akan dihadapi dalam partai pembuka Liga 1 musim ini (29/2) nanti.

“Musim lalu mereka peringkat dua. Kami punya beberapa plan untuk menghadapi Persebaya,” kata Joko mengomentari pertandingan nanti.

Joko menilai Persebaya adalah tim bagus. Apalagi setelah dipegang Aji Santoso. Buktinya mereka belum terkalahkan di Liga 1 musim lalu sejak diarsiteki Aji. Di laga uji coba Sabtu lalu, tim berjuluk Green Force itu baru saja menang 3-1 atas Sabah FA dari Malaysia.

Meskipun menganggap Persebaya tim kuat, toh Joko juga tak memaksakan timnya tampil dengan kekuatan penuh. Dia sudah memberi sinyal akan mengistirahatkan dua pemain asingnya, Ante Bakmaz dan Gaspar Vega. “Jujur kekuatan kami masih 50 persen,” aku mantan pemain Arema Malang ini.

Tidak diturunkannya Bakmaz dan Vega tentu sudah dipertimbangkan matang oleh tim pelatih. Menurut Joko, Bakmaz baru menjalani dua kali latihan. Sementara Vega justru belum berlatih sama sekali. Maklum, pemain asal Argentina itu baru tiba di Kediri pada Kamis malam lalu (6/2).

Kendala itu masih ditambah dengan dua pemain impor Persik lain yang belum bergabung. Patrik Bordon dijadwalkan mendarat di Surabaya tadi malam. Adapun Fode Camara masih bermasalah dengan izin tinggal di Indonesia.

“Jadi kalau ada 11 pemain di lapangan minus 4 pemain asing kemudian perlu menemukan chemistry, kami anggap (kekuatan) di bawah 60 persen,” dalihnya.

Lalu, apakah para pemain asing itu akan diturunkan di laga berikutnya? Joko mengaku masih akan melihat kondisi mereka. Jika kondisinya baik, mereka bisa merumput. Namun bila sebaliknya, dia tidak mau memaksakan Bakmaz dan Vega bermain di Piala Gubernur.

Gethuk lebih memikirkan kepentingan yang lebih besar di Liga 1. Sejak awal, manajemen memang tidak punya target muluk-muluk di ajang pramusim yang sudah digelar sejak 2002 itu. “Jadi kami mohon pengertian dari Persikmania (suporter Persik, Red),” ungkapnya.

Meskipun hanya turun dengan kekuatan 50 persen, bukan berarti Persik tak akan tampil maksimal. Sebaliknya, pemain sangat termotivasi menghadapi tim kuat dari ibu kota provinsi tersebut. “Anak-anak sangat siap untuk (pertandingan) besok (hari ini, Red),” kata pria kelahiran Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) ini.

Hanya saja, mereka juga terganggu jadwal kedatangan di Surabaya kemarin sangat mepet. Joko mengaku, para pemainnya belum sempat mencoba lapangan di Gelora Bangkalan. Faris Aditama dkk baru masuk ke hotel sekitar pukul 15.00. “Kami menginap di Surabaya. Tidak memungkinkan ke Bangkalan untuk menjajal lapangan,” ujarnya.

Karena itulah tim pelatih memilih mengistirahatkan pemain di hotel. Dari Kediri, Joko membawa 24 pemain. Jumlah tersebut bisa bertambah setelah Bordon dan Septian Satria Bagaskara menyusul bergabung.

Sementara itu, pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, akan merotasi pemainnya. Dia tidak mau beberapa pemainnya yang diturunkan melawan Sabah mengalami cedera. “Sembilan puluh persen kami rotasi. Selain faktor risiko cedera karena kelelahan, kami juga ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain,” kata Aji.

Meskipun lebih diunggulkan, Aji tidak menganggap remeh Macan Putih. Sebagai tim promosi, menurut mantan pelatih PSIM Jogjakarta ini, Persik punya modal yang kuat. Di Liga 2 tahun lalu, mereka sangat mendominasi. “Persebaya harus tetap waspada dan tetap bermain dengan cara kami,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia