Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal
PENGGELAPAN

Perangkat Desa Jual Truk Sewaan

10 Februari 2020, 19: 55: 54 WIB | editor : Adi Nugroho

Perangkat Desa Jual Truk Sewaan

(Ilustrasi)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri — Sunardi, seorang perangkat Desa Belor, Kecamatan Papar, dicokok polisi. Dia diadukan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Yang dituding digelapkan perangkat desa tersebut adalah satu unit truk. Kini, sang perangkat harus mendekam di balik jeruji besi di Polsek Papar.

Penangkapan Sunardi bermula dari laporan Didik Prasetyo, 56, warga Desa Tanon, Kecamatan Papar. “Awalnya kami menerima laporan dari korban penipuan dan penggelapan. Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Papar menindak lanjuti laporan tersebut,” terang Kapolsek Papar Iptu Bambang Suprijanto, kemarin (9/2).

“Pelapor melaporkan  bahwa sekitar bulan Maret 2019 pelaku hendak menyewa satu unit truk dengan kesepakatan truk disewa per hari. Namun setelah enam bulan, pelaku tidak membayarkan uang sewa tersebut,” tambah Bambang.

Berdasar keterangan polisi, Maret 2019 Sunardi datang ke rumah Didik. Dia berniat menyewa truk. Alasannya untuk mengangkut pasir.

Dalam kesepakatan itu tarifnya adalah Rp 100 ribu per hari. Namun setelah Sunardi membawa truk tersebut selama enam bulan Sunardi, tidak sekalipun membayar uang sewa.

Repotnya, Sunardi tak hanya menunggak uang sewa. Tapi dia juga menjual truk tersebut. Ulah Sunardi itu diketahui Didik setelah didatangi seseorang yang membawa STNK truk miliknya itu. Dan berniat mengambil BPKB karena merasa telah membeli. Padahal Didik tidak pernahmenjual truk tersebut.

“Orang tersebut mengaku membeli truk itu dari Sunardi. Korban tidak merasa menjual. Berkat adanya orang yang membawa STNK dan menanyakan BPKB tersebut truk milik korban akhirnya ditemukan,” jelas Bambang.

Mulanya Didik berusaha menghubungi Sunardi. Namun tak berhasil. Lelaki itu malah menghilang. Didik pun akhirnya  melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Papar.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya petugas berhasil mengamankan Sunardi di rumahnya pada Jumat (7/2), sekitar pukul 05.30 WIB. Mereka mengamankan barang bukti berupa truk Mitsubishi warna kuning muda, dengan nomor polisi AG 8498 DC.

Korban dari ulah Sunardi diperkirakan lebih dari satu orang. Menurut Bambang, Sunardi dikenal licin. Oleh karena itu, saat ini Polsek Papar masih mendalami kasus tersebut. Sunardi terancam pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan pasal 372 KUHP tentang penipuan. Dengan hukuman bui paling lama empat tahun.

“Kemungkinan korbannya lebih dari satu orang, tapi belum melapor ke kami. Saat ini, pelaku menjalani pemeriksaan guna penyelidikkan lebih lanjut,” pungkas Bambang.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia