Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Gantikan Musni, Sofwan Kurnia Jadi Kepala Bank Indonesia Kediri

08 Februari 2020, 14: 20: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

bank indonesia kediri

BERGANTI: Deputi Gubernur BI Sugeng, diapit oleh Kepala BI KPW Kediri Sofwan Kurnia (kiri) dan pejabat lama Musni Hardi, usai sertijab di IKCC kemarin. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri –  Kinerja Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPW BI) Kediri di bawah kepemimpinan Musni Hardi dinilai bagus. Salah satu parameternya adalah kerja sama yang bagus dengan stake holder, terutama Pemkot Kediri. Dan itu ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi yang dicatat Kota Kediri yang mencapai lebih dari lima persen. Atau rata-ratanya di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, ukuran lain adalah inflasi. Inflasi Kota Kediri dianggap sangat stabil. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir Kota Kediri menyabet banyak prestasi dengan inflasi paling baik di Indonesia.

Beberapa hal itulah yang jadi PR bagi kepala KPW BI yang baru. “Prestasi ini harus tetap dipertahankan,” kata Deputi Gubernur BI Sugeng, saat memimpin serah terima jabatan kepala KPW BI Kediri di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), kemarin.

Apalagi sebentar lagi Kediri akan memiliki bandar udara (bandara). Menurut Sugeng, keberadaan bandara menjadi potensi yang luar biasa di Kediri. Dia meminta pimpinan yang baru dapat menangkap peluang tersebut. Salah satunya dengan melakukan pengembangan pariwisata.

Sugeng melanjutkan, pariwisata di Kediri harus bisa diolah dengan baik. Sebab, pengembangannya dapat membantu pertumbuhan ekonomi. Dia lantas mencontohkan negara Amerika Serikat (AS) yang mampu mengembangkan wisata dari sesuatu yang kecil.

Kemarin, tongkat estafet pimpinan BI KPW Kediri memang berpindah. Kepala yang lama, Musni Hardi Kasuma Atmaja, digantikan Sofwan Kurnia. Musni mendapat promosi jabatan menjadi Kepala BI Kepulauan Riau (Kepri). Sedangkan Sofwan sebelum ini adalah Pengawas Eksekutif Kelompok Market Pressure dan IT di Departemen Sistem Keuangan BI.

Sugeng mengatakan, pergantian pimpinan di BI merupakan rotasi rutin di instansinya. Setiap calon pengganti harus memiliki kriteria yang bisa memimpin wilayah kerja di daerah. “Pak Sofwan memenuhi kriteria itu. Sementara Pak Musni akan memimpin di wilayah provinsi,” kata Sugeng.

Selama dijabat Musni sejak Maret tahun lalu, Sugeng menilai, kinerja BI KPW Kediri sangat baik. Mereka mampu bekerjasama dengan stake holder di daerah. Termasuk salah satunya dengan Pemkot Kediri. 

Sementara itu, Sofwan mengatakan, dengan adanya bandara, ada peluang untuk mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kediri. Produk-produknya harus bisa diekspor ke luar negeri. “Itu dapat menambah devisa negara kita,” katanya.

Hanya saja, lanjut dia, BI perlu memahami kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Selama ini, pengetahuan masyarakat belum cukup untuk mengembangkan potensi tersebut. “Karena itu, kami harus bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Sofwan mengaku sudah bertemu dengan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Dari pertemuan tersebut, perlu adanya terobosan untuk menumbuhkan perekonomian di Kediri. “Kami ketemu Pak Wali. Setelah inflasi terus baik, apa yang bisa dilakukan selain itu,” ucap Sofwan.

Sofwan mengatakan, salah satu terobosan yang terlontar adalah bagaimana mendatangkan banyak investor ke Kediri. Berapapun nilainya. “Misalnya kalau 50 ribu (rupiah) investasinya apa. Lima juta apa dan seterusnya,” ungkapnya.

Karena itu, tugasnya di BI nanti adalah menumbuhkan kemauan masyarakat untuk berinvestasi. Sebab meskipun kecil, tetapi banyak yang investasi, hal itu dapat menumbuhkan ekonomi.

Untuk diketahui, sertijab kemarin juga dihadiri Bupati Ngawi Budi Sulistyono atau akrab disapa Kanang. Ada pula Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto dan perwakilan kepala daerah di wilayah kerja BI Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia