Rabu, 03 Jun 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Antisipasi Virus Korona, Dinkes Kediri Siapkan Ruang Isolasi

02 Februari 2020, 21: 45: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

isolasi korona

BERSIAP: Ruang isolasi RSUD Gambiran Kota Kediri. (Iqbal Syahroni - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kendati terjadi di Wuhan, Tiongkok, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri tetap siaga terhadap wabah virus korona.

Dinkes terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan maupun puskesmas.  Apalagi, setelah beredar kabar ada mahasiswa asal Dermo, Mojoroto, yang masih berada di sana.

Namun, kepastiannya hingga kemarin masih belum ada konfirmasi. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri Alfan Sugiyanto menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendataan dan konfirmasi di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Sudah kami koordinasikan, namun masih belum ada konfirmasi,” terangnya.

Alfan juga mengatakan, saat ini masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat. Itu terkait pemulangan mahasiswa Indonesia yang masih berada di Tiongkok. Untuk mahasiswa yang berasal dari Kediri, menurutnya, nanti juga akan dipulangkan.

Mengenai virus korona yang menyebar di Wuhan, Alfan menyebut, hingga kemarin di Kediri masih terus disosialisasikan untuk pencegahannya. Walaupun sebenarnya memang belum ada tanda-tanda adanya penyebaran penyakit tersebut di Kota Tahu.

Untuk diketahui, saat ini sedang terjadi pneumonia berat yang bermula dari laporan awal kasus di Kota Wuhan, Tiongkok pada 31 Desember 2019. Hingga 3 Januari 2020 dilaporkan ada 44 kasus dengan penyebab masih belum jelas.

Sampai akhirnya pada 12 Januari di Pemerintah Tiongkok mengumumkan ada jenis virus tipe baru yang diberi nama Novel Coronavirus (2019-nCov). Virus ini meningkat cepat hingga akhir Januari 2020. Setidaknya, terdapat 2.798 yang terinfeksi. Bahkan, penderita yang meninggal dunia sebanyak 80 jiwa.

Di Kota Kediri sendiri, pemkot melalui dinkes sudah melakukan antisipasi bila virus Corona teridentifikasi. “Sudah disiapkan ruang isolasi di RSUD Gambiran,” terang Kepala Dinkes Kota Kediri dr Fauzan Adima.

Berbagai alat sudah disiapkan oleh dinkes di RSUD Gambiran. Itu mulai dari masker, hingga baju khusus bagi perawat atau dokter yang menangani pasien yang terkena virus tersebut. “Semuanya steril dan sudah dipersiapkan matang untuk dijadikan ruang isolasi penanganan pasien,” papar Fauzan.

Dia juga mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan tidak panik. Meski begitu, masyarakat diminta tetap harus waspada, terutama bila mengalami gejala demam, batuk, disertai kesulitan bernapas.

Fauzan menyarankan, agar segera mencari pertolongan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. “Untuk rumah sakit lain, juga sudah diedarkan surat untuk langkah-langkah antisipasi,” tuturnya.

Langkah-Langkah Pemkot Kediri

-Koordinasi dengan RS, fasilitas pelayanan kesehatan dan UPTD Puskesmas se-Kota Kediri

- Lakukan surveillance aktif rumah sakit (SARS) untuk langkah-langkah antisipasi

- Menyebarkan informasi dan edukasi pada masyarakat terkait 2019-nCov

- Monitoring dan koordinasi perkembangan 2019-nCov melalui informasi dari Dinas Kesehatan Jawa Timur

- Menunjuk RSUD Gambiran Kota Kediri sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien suspect Corona Virus

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia