Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Begal Sadis Kayenkidul Tertangkap, Satu Masih Buron

23 Januari 2020, 02: 15: 12 WIB | editor : Adi Nugroho

begal

KEJAM: Eko, tersangka begal, hendak dimasukkan ke sel tahanan setelah dipamerkan di Polsek Pagu, kemarin. (Rendi Mahendra - radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Tak butuh waktu lama bagi polisi menangkap pelaku begal sadis yang beraksi di Dusun Bogangin, Desa Padangan, Kecamatan Kayenkidul. Pelakunya adalah warga setempat bernama Eko Santoso, 24. Dia beraksi bersama seorang kawannya, Bayu Baskara, 22, warga Desa Mejono, Kecamatan Plemahan. Sayangnya, hingga kemarin Bayu masih belum tertangkap.

Kejadian pembegalan itu berlangsung Minggu dini hari (19/1). Tempatnya di depan pemakaman umum Dusun Bogangin. “Mereka (para begal, Red) berusaha merampas gawai  milik korbannya,” terang Kapolsek Pagu AKP Ismu Kamdaris, kemarin (21/1).

Yang menjadi korban begal itu adalah Nazatwa Ferdita Shandi, 17. Warga Desa Sekaran, Kecamatan Kayenkidul itu tengah berboncengan dengan Bagus Adi Setyo,15, yang beralamat sama dengan Shandi. Saat itu, sekitar pukul 00.30 WIB, Shandi dan Bagus hendak pulang dari salah satu warung kopi yang ada di Dusun Bogangin. Sesampainya di pertigaan Bogangin kidul, berdiri dua orang. Salah seorang di antaranya sempat berusaha menendang Shandi.

”Namun Shandi  berhasil menghindarinya. Selanjutnya Shandi ngacir memacu sepeda motornya ke arah selatan,” terang Ismu.

Setiba di jalanan di depan pemakaman umum,  kedua pelaku yang mengejar berhasil mendekati. Kemudian memepet korban hingga berhenti. Selanjutnya Bayu dan Eko menghampiri Shandi. Memukulnya hingga terjengkang. Eko disebut memukul dan menendang berkali-kali sampai korban tidak berdaya. Setelah itu kedua pelaku mengambil gawai merek Sony milik Shandi yang ada di saku celana. Sedangkan Bagus melarikan diri mencari pertolongan warga.

“Para pelaku melarikan diri ketika warga tiba di tempat kejadian perkara,” tambah Ismu.

 Akibat pemukulan tersebut, Shandi mengalami memar pada mata sebelah kanan. Dan memar di bawah mata sebelah kanan. Sementara saat terjatuh dari sepeda motor, kakinya terkena knalpot sehingga mengalami luka bakar. “Begal ini tampaknya mengicar pelajar, atau sasaran yang masih berusia di bawah umur,” terang Ismu.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan yakni gawai merek Sony milik korban, sepeda motor Honda Beat AG 3597 AE, yang digunakan pelaku, sebuah kaos oblong warna abu-abu, dan sebuah celana jeans warna hitam.

“Atas kejadian tersebut, Bagus mengalami kerugian sebesar Rp 1,1 juta. Sementara kedua pelaku bakal terjerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Dengan hukuman paling lama tujuh tahun penjara,” pungkas Ismu.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia