Selasa, 25 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Gelap, Ngebut, Datsun Go Tewaskan Pemotor di Jembatan Ngadiluwih-Mojo

21 Januari 2020, 14: 37: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

RINGSEK: Kondisi Datsun Go milik Sulistiono, setelah bertabrakan dengan motor di dekat Jembatan Wijayakusuma, Minggu (19/1) malam.

RINGSEK: Kondisi Datsun Go milik Sulistiono, setelah bertabrakan dengan motor di dekat Jembatan Wijayakusuma, Minggu (19/1) malam. (SAMSUL ABIDIN-jp radar kediri)

Share this          

NGADILUWIH, JP Radar Kediri – Seandainya saja Sulistiono, 33, lebih  berhati-hati dalam mengendarai mobil Datsun Go+ miliknya saat melintasi jalanan di Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, tentu peristiwa tragis ini bisa dihindari. Sebab, karena ketidakhati-hatiannya itu satu nyawa harus melayang. Yaitu Leni Andriani, 23. Warga Bangle itu tewas setelah ditabrak pria warga Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, tersebut.

Laka tersebut terjadi Minggu (19/1) malam, sekitar pukul 21.00. Lokasinya di timur Jembatan Wijayakusuma. Minimnya penerangan di tempat kejadian perkara (TKP) menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan fatal itu.

Menurut keterangan polisi, kecelakaan terjadi saat korban hendak menyeberang dengan motor Honda Beat yang dia kendarai. “Saat itu, pengendara motor hendak menyeberang ke bahu jalan sebelah utara,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Kediri Ipda Agung Dwisetyo.

Sulistiono sendiri melaju dari arah timur jembatan. Dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Pamongan. Mobil berplat nomor B 1249 WOD itu dipacunya dengan kecepatan kencang. Saat itu kondisi jalanan sedang sepi.

Sayangnya dia tak berhati-hati. Sesampai di lokasi kejadian, dia tak melihat ada pengendara motor di sisi selatan yang hendak menyeberang. Dia baru sadar setelah mobilnya berada sangat dekat dengan motor tersebut. Tak ayal, tanpa sempat melakukan pengereman, dia pun menabrak korban.

Akibat kecelakaan tersebut Leni meninggal dunia di tempat. Luka-luka parah yang dia derita membuat nyawanya tak tertolong. Selain dua kakinya mengalami patah tulang, juga ada luka robek di kening. Hidung dan telinga korban pun keluar darah.

“Korban dilarikan ke Rumah Sakit Arga Husada Ngadiluwih,” jelas Agung.

Hebatnya tabrakan antara dua kendaraan itu terlihat dari kondisi kerusakan motor. Motor matic tersebut ringsek di seluruh bagian. Sementara mobil Datsun Go+ juga  menderita kerusakan. Bemper depan rusak dan sisi depan kiri juga mengalami hal serupa. Kini, insiden tersebut ditangani oleh Satlantas Polres Kediri.

“Untuk barang bukti berupa sepeda motor dan mobil dibawa dan diamankan ke Mako Polsek Ngadiluwih,” pungkas Agung. (c3)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia