Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Aset Daerah Terdampak Bandara Kediri Bakal Dipindah

19 Januari 2020, 20: 13: 57 WIB | editor : Adi Nugroho

bandara kediri

PROYEK BESAR: Lahan yang akan digunakan bandara Kediri mulai diratakan. (Heri Muda Setiawan - radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Proyek pembangunan bandar udara (bandara) di wilayah Kediri barat, bakal mengubah total wajah kawasan tersebut. Beberapa aset milik Pemkab Kediri pun harus tergeser dari lokasi saat ini. Rencananya, proses pemindahan itu akan selesai akhir tahun ini.

Terkait aset milik daerah itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kediri Sukadi mengatakan bahwa memang ada sejumlah aset daerah yang terkena dampak pembebasan lahan. Yakni beberapa bangunan sekolah dan fasilitas umum warga.

Bangunan sekolah tersebut adalah SMPN 3 Grogol, SDN Bulusari, dan UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kediri. “Itu aset Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri,” kata Sukadi kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Bahkan untuk SMPN 3 Grogol menjadi lokasi penting karena sebagai salah satu titik landasan pacu bandara. Sukadi menjelaskan, semua aset pemerintah daerah tersebut tahun ini sudah direncanakan bakal dibangun di wilayah Dusun Pojok, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan. Dan hingga saat ini masih dalam tahap penyusunan data administrasi.

“Nanti akan ditukar guling. Dan saat ini (sedang) proses izin pembangunannya,” jelas pria yang juga menjabat Kabag Hukum Pemkab Kediri ini.

Semua aset yang menjadi milik daerah, Sukadi menyebut, memang harus dilakukan tukar guling. Dan itu nanti menjadi tanggungjawab PT Surya Dhaha Investama (SDhI) selaku pengelola. Sebelumnya, pemkab dan PT SDhI telah melakukan appraisal untuk mengetahui total kerugian dan nilai aset tersebut. Selanjutnya aset yang merupakan fasilitas umum tersebut akan dibangunkan oleh PT SDhI.

“Sudah disediakan lahan tukar guling di daerah Dusun Pojok, Desa Bulusari,” terangnya.

Selain sekolah, juga ada fasilitas umum lain yang terdampak. Yaitu puskesmas pembantu di Desa Bulusari yang juga terimbas pembangunan bandara. Sukadi menyebut semua itu dijadwalkan sudah mulai dibangun dan selesai pada tahun ini juga.

“Targetnya pada 2020 ini semuanya sudah bisa pindah,” jelas Sukadi.

Terkait penamaan jika sudah dilakukan pemindahan, Sukadi menyampaikan bahwa itu nanti tidak terlalu berpengaruh. Untuk nama instansi yang dipindah tetap sama. Hal itu karena proses perizinan sudah melekat sejak lama. Meskipun nanti SMPN 3 Grogol dipindah ke Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan penamaan sekolah dengan 350 peserta didik itu tidak akan diubah.

“Walaupun pindah, namanya tetap SMPN 3 Grogol. Karena nama itu akan berhubungan terus-menerus,” tandasnya.

Untuk diketahui, pembebasan lahan untuk Bandara Kediri yang masuk proyek strategis nasional (PSN) ini sudah mencapai 98 persen. Hingga saat ini persiapan pembangunan bandara yang sepenuhnya didanai oleh PT Gudang Garam Tbk tersebut juga terus dikebut. Yakni dimulainya perataan tanah dan pembuatan akses masuk proyek yang rencanannya akan mulai groundbreaking pada 16 April nanti.

Aset Daerah Yang Akan Dipindah

-         SDN Bulusari

-         SMPN 3 Grogol

-         UPTD SKB Kabupaten Kediri

-         Puskesmas Pembantu Desa Bulusari

Tahapan

-         Pendataan Aset Daerah

-         Penilaian Kerugian dan Anggaran

-         Pembangunan aset daerah di lokasi baru

-         Pemindahan

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia