Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Salip Truk dari Kiri, Warga Badas Tewas Terlindas Truk Tronton 

19 Januari 2020, 19: 49: 56 WIB | editor : Adi Nugroho

kecelakaan tunglur

Kecelakaan di Tunglur Badas (radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Dua kecelakaan terjadi seharian kemarin (18/1). Salah satunya dengan korban meninggal dunia. Yaitu kecelakaan yang terjadi di Desa Tunglur, Kecamatan Badas.

Kecelakaan dengan korban meninggal dunia itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Melibatkan sepeda motor dengan truk tronton bermuatan material bangunan. Penyebabnya adalah ketidakhati-hatian pengemudi motor. Sang pengendara nekat menyalip dari sisi kiri hingga menyenggol bodi truk.

Berdasarkan catatan dari kepolisian, kecelakaan berawal ketika Selly Gesti, 24, warga Desa Badas mengendarai Honda Beat bernopol AG 2068 QW. Dia membonceng kerabatnya, Mega Dyah, 18, pelajar asal Dusun Cempaka, Desa Serunai, Kecamatan Salatiga, Kalimantan Barat. Sesampainya di Desa Tunglur, mereka ingin menyalip truk tronton yang bermuatan material bangunan.

“TKP (tempat kejadian perkara, Red)-nya di sebelah utara perempatan Tunglur,” terang Kanitlaka Lantas Polres Kediri Ipda Agung Dwisetyo.

Saat itu truk bernopol B 9640 MH yang dikemudikan Nur Salim, 48, warga Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang tersebut, melaju pelan dan berada agak ke tengah. Yang menyisakan ruang di sisi kiri. Karena itu Selly bermaksud mendahului dari sisi itu.

Namun, saat berusaha menyalip, Selly kehilangan konsentrasi. Motornya menyerempet bak kiri truk. Membuat mereka terjatuh. Ironisnya, Mega yang dibonceng jatuhnya tepat di depan roda belakang truk. Tak ayal, tubuh gadis itu terlindas dan meninggal seketika.

Sedangkan Selly menderita luka di kepalanya. Dia langsung dilarikan ke RS terdekat. Truk tronton hanya lecet di bak samping kiri. Namun sepeda motor Selly rusak di bagian depan dan bodi samping kanan. “Kedua kendaraan diamankan di Polres Kediri untuk barang bukti,” pungkas Agung.

Sementara itu, kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Ngadiluwih -  Wates. Tepatnya berada di Dusun Weru, Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat.  Kecelakaan yang terjadi antara dua motor itu tak menyebabkan korban jiwa.

Keterangan dari saksi mata, kecelakaan berawal ketika M. Andri, 32, mengendarai Yamaha Jupiter Z AG 4586 EAE. Warga Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, itu memacu kendaraan dari arah selatan, dari jalan desa, menuju jalan raya. Tapi dia sembrono karena memotong jalan tanpa melihat sekeliling terlebih dulu.

Padahal dari arah barat melaju sepeda motor Yamaha Cripton berkelir hitam bernomor polisi AG 4983 AR. Sepeda motor tersebut dikendarai Suwarti, 35, warga Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih. Karena Andri memotong jalan serta jarak yang sudah cukup dekat dengan Suwarti maka terjadilah tabrakan.  “Kemungkinan besar karena kelalaian para pengendara,” ungkap Bripka Sugianto, Kasi Humas Polsek Kandat.

Akibat kecelakaan tersebut, Suwarti mengalami luka di kepala. Sedangkan Andri mengalami luka lecet tangan kanan kiri dan pada dagu.  Kedua korban lantas dibawa ke klinik Jimbun Medika untuk mendapatkan perawatan.

Dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan mengalami rusak dibeberapa bagian. Diantaranya mengalami bengkok pada stang stir. “Kedua sepeda motor dibawa ke Mako Polsek Kandat untuk dijadikan barang bukti,” pungkas Sugianto.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia