Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Bekuk Empat Begal dari HP yang Jatuh

Komplotan asal Jombang Beraksi di Brenggolo

18 Januari 2020, 15: 00: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

UNGKAP KASUS: Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menunjukkan empat tersangka kasus pencurian dengan kekerasan saat press release di mapolres, kemarin.

UNGKAP KASUS: Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menunjukkan empat tersangka kasus pencurian dengan kekerasan saat press release di mapolres, kemarin. (RENDI MAHEDRA - Radar Kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri — Polres Kediri meringkus komplotan begal asal Jombang. Empat orang ditahan. Tiga dari Kecamatan Bareng. Yakni Erik Dwi Cahyono, 22, dan Yitno Effendi, 23, keduanya warga Dusun Mutersari, Desa Ngerimbi, dan Firman Al Hadat, 28, warga Dusun Banjar, Desa Bareng.

Lalu, Dieky Wiratama, 19, asal Dusun Sukobendo, Desa Panggaron, Kecamatan Mojowarno. Keempatnya ditangkap setelah petugas menerima laporan dari korban, Renny Widya, 23, warga Desa Padantoyo, Kecamatan Ngancar. Sepeda motornya, Honda Beat warna hitam dirampas. Namun aksi kejahatan itu gagal. Pelaku hanya berhasil membawa kabur handphone (HP) merek Oppo A3S.

Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini terjadi Minggu (12/1) sekitar pukul 03.35 WIB. TKP-nya di depan toko mebel UD Bahagia, Jalan Raya Brenggolo, Dusun Klaten, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosokaten.

Semula Renny mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah Simpang Lima Gumul (SLG). Sampai di Jalan Brenggolo, tiba-tiba ban motornya bocor. “Korban selanjutnya menghentikan laju sepeda motornya di depan bengkel tambal ban,” terang Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat press release kemarin (17/1).

Tak lama kemudian, datang laki-laki tak dikenal naik sepeda motor Suzuki Satria S 3617 OAG. “Saat itu korban duduk di atas motornya. Dia dipukul salah satu pelaku hingga terjatuh. Lalu, pelaku langsung merampas sepeda motornya,” ujar Lukman.

Namun, Renny mendorong pelaku yang berusaha merampas kendaraannya. Akibatnya, pelaku terjatuh. “Sepeda motor milik korban ikut terjatuh. Sehingga korban bisa mengamankan motornya,” ungkap Lukman.

Gagal merampas kendaraan, pelaku berusaha merampas telepon seluler (ponsel) korban. “Tetapi tanpa sengaja HP milik pelaku terjatuh. HP itu dibawa korban. Dari HP tersebut, selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan bisa menangkap keempat pelaku,” papar Lukman.

Sehari-hari, mereka bekerja sebagai kuli bangungan. “Berdasarkan pemeriksaan, mereka datang ke Kediri untuk main ke SLG,” imbuh Lukman.

Dari tangan kawanan begal itu, satreskrim dapat mengamankan barang bukti (BB) berupa HP Realme, HP Oppo, dan satu unit sepeda motor Suzukui Satria. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Kemudian, pasal 368 KUHP jo pasal 53 KUHP tentang tindak pidana pemerasan. “Pelanggaran pasal ini, ancaman hukumnya sembilan tahun kurungan,” jelas kapolres.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia