Selasa, 31 Mar 2020
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Muda-Mudi Tepergok Sekamar di Kos Banjarmlati

17 Januari 2020, 18: 07: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

razia kos kediri

JANGAN DIULANGI: Petugas Satpol PP Kota Kediri saat melakukan pembinaan terhadap pasangan yang terjaring razia kos, Kamis (16/1) dinihari. (SATPOL PP KOTA KEDIRI for radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Lagi, sepasang muda-mudi dijaring petugas Satpol PP Kota Kediri. Bukan pasangan suami istri (pasutri) ini tepergok berduaan dalam kamar tertutup di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kamis (16/1) dini hari.

          ML, 21, laki-laki asal Kecamatan Semen, mengaku, saat itu hendak mengantar teman perempuannya, DS, 21, asal Tulungagung, kembali ke tempat kosnya. “Mengakunya begitu, tapi saat ke lokasi, berada di dalam kamar kos tertutup,” terang Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid.

          Berawal saat satpol PP menerima pengaduan masyarakat (dumas) mengenai tempat kos yang diduga disalahgunakan oleh penghuninya. Pada Rabu (15/1) malam sekitar pukul 23.30 WIB, dari laporan tersebut akhirnya ditindaklanjuti regu petugas yang sedang berjaga.

          Ketika patroli rutin, petugas langsung menuju ke lokasi kos yang dilaporkan. Pasalnya, dari laporan itu menyebut, ada beberapa penghuni kos yang diduga membawa tamu.

Dari hasil pemeriksaan aparat penegak perda Kota Kediri tersebut, di tempat kos itu dijumpai satu pasangan bukan suami istri. Pasangan tersebut ditemukan dalam kamar kos yang tertutup.

Setelah dibuka, petugas melihat keduanya bersikap kooperatif. Petugas pun meminta untuk memeriksa kartu identitasnya. Ternyata benar, keduanya bukan pasangan suami istri. “Alamat dan status pernikahan berbeda,” terang Nur Khamid.

Akhirnya keduanya pun dibawa ke kantor Satpol PP Kota Kediri untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendataan. Keduanya diberi pembinaan petugas. Setelah itu, mereka diminta untuk menghubungi keluarga masing-masing.

Nur Khamid menjelaskan bahwa aduan seperti ini menunjukkan bahwa sinergitas antara masyarakat untuk terus menjaga ketenteraman dan ketertiban di Kota Kediri. “Jangan sampai tempat kos disalahgunakan oleh penyewa maupun pengelola, agar Kota Kediri terus kondusif,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia