Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Tak Keder, Xpander Rajai LMPV di Kediri

Tahun Ini Tetap Optimistis Kuasai Pasar

17 Januari 2020, 17: 41: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

GACOAN BARU: Eva (kanan), sales promotion PT Sun Star Motors Kediri, menjelaskan spesifikasi mesin Xpander Cross kepada pengunjung di dilernya (15/1).

GACOAN BARU: Eva (kanan), sales promotion PT Sun Star Motors Kediri, menjelaskan spesifikasi mesin Xpander Cross kepada pengunjung di dilernya (15/1). (hid-jp radar kediri)

Share this          

KEDIRI, JP Radar Kediri- Persaingan mobil kelas low multipurpose vehicle (LMPV) cukup sengit. Meski secara nasional Toyota Avanza mengklaim sebagai penguasa pasar, di Kediri Raya Mitsubishi Xpander justru berjaya. Sepanjang 2019, mobil 1.500 cc itu menguasai marketshare hingga 28 persen. Menjadi yang terbesar di kelasnya.

Mohamad Khoyum, branch manager PT Sun Star Motors Kediri, diler Mitsubishi di wilayah Kediri Raya, mengakui, persaingan di kelas LMPV memang lebih keras setelah kompetitor melakukan sejumlah perubahan pada produknya.

Akan tetapi, itu tidak menyurutkan penjualan Xpander. Khususnya di wilayah Kediri dan sekitarnya. “Saya kira, konsumen di sini sudah cukup teredukasi dengan Xpander. Jadi, mereka tetap menjatuhkan pilihan pada produk ini di kelas low MPV,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Untuk diketahui, ada sejumlah pemain kelas low MPV di luar Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza. Di antaranya Daihatsu Xenia (yang menjadi kembaran Toyota Avanza), Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Nissan Grand Livina. Semua merek Jepang. Ada pula Wuling Confero yang merupakan merek Tiongkok.

Khoyum mengatakan, Xpander masih memimpin pasar di wilayah Kediri dan sekitarnya karena konsumen sudah paham terhadap kualitas gacoan Mitsubishi tersebut. Baik dari sisi desain, kenyamanan, maupun ketangguhan mesinnya.

Rentang waktu dua tahun sejak diluncurkan pertama kali pada 2017 sudah cukup membuat mereka percaya terhadap keunggulan yang disematkan pada Xpander. Apalagi, sepanjang waktu tersebut, jumlah yang mengaspal di jalanan Kediri Raya semakin banyak. “Berbagai penghargaan yang diraih Xpander saya kira ikut menambah kepercayaan itu,” terang Khoyum yang mengaku setiap bulan rata-rata bisa menjual 18 unit Xpander di dilernya pada tahun lalu.

Di antara penghargaan itu adalah Car of The Year, Best Low MPV, dan Best of The Best MPV di ajang 11th Otomotif Award 2018. Xpander juga menjadi produk terfavorit pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Yang menarik, saking tingginya peminat, saat itu harga jual second Xpander justru lebih tinggi daripada barunya. Ini karena masa tunggu belinya cukup lama. Pembeli yang tak sabar, berani membeli Xpander yang sudah di tangan konsumen lain dengan harga lebih tinggi.

Khoyum mengatakan, sekarang konsumen tidak perlu menunggu lagi untuk mendapatkan Xpander. Ini karena kapasitas produksi di pabrik sudah ditingkatkan. Bahkan, hanya dalam hitungan hari sejak transaksi, mobil sudah bisa terkirim di rumah konsumen. “Jadi, tidak perlu khawatir lagi soal waktu,” katanya.

Hal itu pula yang membuat Xpander tetap leading dalam penjualan mobil LMPV tahun lalu. Apalagi layanan after sales-nya semakin kukuh. Karena itu, di kelas 1.500 cc, Khoyum bahkan berani menyebut bahwa Xpander adalah yang paling laris sepanjang 2019. Terutama di wilayah Kediri dan sekitarnya. Sebab, produk kompetitor kebanyakan justru mengandalkan varian dengan kapasitas mesin di bawahnya. “Xpander hanya punya yang 1.500 cc. Tidak ada di bawahnya,” tandas dia.

Sebagai catatan, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia mempunyai tipe 1.500 cc dan 1.300 cc. Konon, tipe 1.300 cc itulah yang menjadi andalannya. Sedangkan Suzuki Ertiga menggunakan 1.400 cc sebelum kemudian dinaikkan menjadi 1.500 cc.

Untuk mengejar ketertinggalan, tahun lalu, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia melakukan perubahan. Mereka mengeluarkan produk facelift dengan perubahan minor, terutama di eksteriornya. Suzuki Ertiga juga sudah lebih dulu salin baju.

Tapi, itu semua tak membuat Xpander keder. Bahkan, tahun ini Khoyum tetap optimistis bahwa Xpander masih akan menjadi pemimpin pasar LMPV di Kediri dan sekitarnya. Apalagi kini ada varian terbaru yang keluar, yaitu Xpander Cross. “Tahun ini, kami menargetkan 30 persen,” tandasnya lagi. (ik1/hid)  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia