Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Begal Bidan Asal Ngronggot Didor Tim Macan Wilis

Tim Macan Wilis Juga Amankan Penadah Ponsel

16 Januari 2020, 21: 52: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

begal

PENYELIDIKAN: Nikolas menanyai Saiful salah satu begal yang berhasil dibekuk Tim Macan Wilis.. (Andhika Attar-radarkediri.id)

Share this          

NGRONGGOT, JP Radar Nganjuk - Satreskrim Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus pembegalan yang menimpa Nurul Zubaidah, 30, bidan Prambon. Tim Resmob Macan Wilis membekuk M. Saiful Anwar, 25, dan Febri Suwignyo, 24, di rumahnya masing-masing, kemarin. Keduanya juga dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat olah tempat kejadian perkara (tkp).

Kasatreskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan yang dikonfirmasi tentang hal ini mengungkapkan, Saiful dibekuk saat berada di rumahnya Desa Banjarsari, Ngronggot. Sedangkan Febri diamankan di rumahnya Desa Klurahan, Ngronggot.

begal

INTEROGASI: Kasatreskrim Iptu Nikolas menginterogasi pelaku begal bidan Prambon di ruang Satreskrim Polres Nganjuk, kemarin siang. (Andhika Attar-radarkediri.id)

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, akhirnya Tim Resmob Macan Wilis berhasil mengamankan pelaku tadi (kemarin, Red) pagi,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin siang.

Sebelumnya Tim Resmob Macan Wilis sudah melakukan serangkaian penyelidikan selama lebih dari dua minggu. Dari sana, mereka berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti. Termasuk kesaksian beberapa orang yang mengarah pada para pelaku. “Ada saksi yang dapat mengenali tersangka,” imbuh pria yang akrab disapa Niko itu.

Tak ingin kehilangan buruannya, polisi bergerak cepat. Sekitar pukul 09.00 kemarin Saiful dibekuk di rumahnya. Saat didesak dan diinterogasi petugas, ia tidak dapat mengelak.

Terlebih saat dilakukan penggeledahan ditemukan jam tangan Nurul di rumahnya. “Kami juga menemukan kartu ATM Bank Jatim milik korban di rumah pelaku,” timpal perwira polisi dengan pangkat dua balok di pundak itu.

Lebih jauh Niko mengungkapkan, dalam pembegalan itu Saiful berperan sebagai pengendara. Polisi pun mendesak agar dia mengungkap kedok rekannya. Dari sanalah terungkap identitas Febri.   

Sekitar pukul 10.00, polisi langsung menyasar rumah pemuda itu di Desa

Klurahan, Ngronggot. Di sana, petugas langsung meringkus pemuda berponi panjang tersebut.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan senjata tajam (sajam) yang digunakan Febri untuk melakukan pembacokan terhadap Nurul. “Febri ini menjadi eksekutor (pembacok, Red). Dia menggunakan pisau dapur untuk beraksi,” terang pria kelahiran Jogjakarta itu.

Setelah keduanya diamankan, petugas berencana untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp). Namun, lanjut Niko, saat berada di tkp keduanya justru memanfaatkan hal itu untuk berusaha kabur. Alhasil, Saiful dihadiahi timah panas di betis kanannya. Sedang Febri ditembak di kedua betisnya.

“Kami terpaksa melumpuhkan pelaku utama karena berusaha kabur pada saat dilakukan olah tkp. Pelaku juga berusaha membuang barang bukti sehingga akhirnya kami lumpuhkan,” klaim alumnus Akpol Semarang tersebut.

Lebih jauh, selain mengamankan dua pelaku utama, Tim Resmob Macan Wilis juga meringkus tersangka tambahan. Yakni M. Abdul Rohman, 33, yang berperan sebagai penadah barang hasil begal Saiful dan Febri. Rohman kedapatan membawa gawai merek Vivo V5 milik Nurul.

Berdasarkan pantauan koran ini, ketiganya sedang diperiksa secara bergantian oleh penyidik Satreskrim Polres Nganjuk. “Kami sedang melakukan pendalaman terkait kemungkinan yang ada,” pungkas Niko.

Untuk diketahui, Nurul menjadi korban begal keduanya pada Rabu (25/12) malam. Kala itu, dia tengah melintas di Jl Desa Cengkok-Mojokendil, Ngronggot sepulang kerja. Dalam melancarkan aksinya, Saiful dan Febri tak segan membacok paha kanan bidan tersebut.

Sabetan sajam itu mengenai kaki kanan Nurul. Hanya berjarak beberapa sentimeter (cm) di atas lututnya. Panjang luka robek diperkirakan lebih dari 20 cm.

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia