Minggu, 29 Mar 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Galang Koalisi untuk Pilbup Kediri, PKB Yakin Didukung 3 Parpol

15 Januari 2020, 15: 23: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

pilbup kediri pkb

SILATURAHMI: Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gus Ami (kemeja hitam) saat mendapat kunjungan dari Samsul Hadi, Supadi, dan Sentot Djamaludin.

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakin bakal mampu menggalang koalisi partai untuk mengusung calonnya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 ini. Setidaknya, PKB yakin akan bisa mengajak bergabung tiga parpol sebagai kekuatan untuk mengusung pasangan calonnya.

Menurut Ketua DPC PKB Kabupaten Kediri Sentot Djamaludin, setidaknya dua partai sudah menyatakan bergabung dengan barisan koalisi yang akan dibikin. Dua partai itu adalah Partai Amanat Nasional dan Partai Gerindra.

Bahkan, masih menurut Sentot, ketua DPC PAN Kabupaten Kediri tadi malam juga ikut rombongan PKB yang menemui ketua umumnya, Muhaimin Iskandar. Kebetulan, tadi malam Sentot dan pasangan yang diusungnya, Supadi-Samsul Hadi, memang menghadap Cak Imin alias Gus Ami, panggilan Muhaimin Iskandar.

PKB Kabupaten Kediri

PKB Kabupaten Kediri

“Kemarin kami juga telah mendapat restu dari Gerindra. Termasuk saya juga ketemu Pak Taufik, ketua PPP (Kabupaten Kediri). Dan Insya Allah juga akan merapat ke kami,” akunya.

Dengan hitungan itu, menurut Sentot, bakal ada empat partai yang berkoalisi. Keempatnya sudah berkomunikasi intensif. Terutama terkait pengusungan pasangan yang dipilih dalam pilkada nanti.

“Untuk PPP tinggal menunggu adanya ketua umum mereka. Tapi sejauh ini kami tetap intensif membahas (masalah) ini,” sebut Sentot.

Sementara itu, tadi malam PKB membawa sosok yang diusungnya menghadap DPP partainya. Menurut Sentot, pertemuan mereka dengan Cak Imin untuk meminta restu terkait usulan rekomendasi bagi pasangan Supadi dan Samsul Hadi.

“Alhamdulillah, sudah mendapat lampu sangat hijau. Ini (tadi malam, Red) saya sedang dengan Pak Ketum, bersama Pak Supadi dan Pak Samsul juga,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri tadi malam.

Sentot sangat optimistis  bahwa rekom itu akan turun pada jagonya. Termasuk meyakinkan Ketua Umum PKB bahwa usulannya itu sudah menjadi pertimbangan matang dengan tokoh-tokoh di Kabupaten Kediri.

“Kami ingin ada eksekutif yang benar-benar menjadi eksekutor dari apa yang kami inginkan, terutama dari PKB,” jelasnya.

Ditanya terkait pendapat Ketua Umum Muhaimin Iskandar, Sentot menyebut secara tersirat dua jagonya itulah yang akan direkomendasi. Namun secara tersurat pihaknya belum menerima.

“Tapi Ketua Umum sudah merestui. Artinya dengan ini dipastikan beliau akan menurunkan rekomendasi,” tandasnya yakin.

Disinggung terkait tidak adanya penjaringan di internal partainya, Sentot menegaskan bahwa mereka telah lama melakukan proses pengusulan ini. Mereka hanya mengusulkan satu pasangan karena tak ingin mengecewakan kandidat lain. “Karena yang mendapat rekomendasi satu, jadi saya tidak mungkin mengecewakan banyak orang,” dalihnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia