Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Dany Saputra dan Dimas Galih Bergabung di Persik, Ini Kualitasnya

14 Januari 2020, 13: 29: 23 WIB | editor : Adi Nugroho

dimas galih

TERBANG: DImas Galih, kiper baru Persik Kediri. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Jumlah pemain Persik Kediri yang akan mengikat kontrak bakal bertambah. Sinyal itu didapat setelah Dany Saputra dan Dimas Galih sudah terlihat mengikuti latihan perdana kemarin. Adapun dua pemain lagi yang masih dirahasiakan manajemen segera menyusul.

          Bagi Dany Saputra, itu merupakan latihan pertama di bawah asuhan pelatih Joko Susilo. Sedangkan Dimas Galih sudah bergabung bersama Bayu Otto dkk sejak pralatihan yang digelar selama tiga hari. Besar kemungkinan dua pemain jebolan Liga 1 musim lalu itu akan segera teken kontrak. “Resmi secara ikatan (kontrak) belum. Hanya lisan kami pastikan bergabung,” kata Manajer Beny Kurniawan saat ditemui usai latihan Persik di lapangan Manisrenggo, Kecamatan Kota, kemarin.

          Secara performa, Dany memang tidak terlalu moncer musim lalu. Bek kiri asal Persija itu hanya bermain 8 kali. Dengan tampil 571 menit, pemain kelahiran Kediri itu tidak mencetak gol. Sedangkan Dimas yang membela Kalteng Putra hanya mencatatkan 4 clean sheet dari 26 penampilan.

dany saputra persik

KLUB BARU: Dany Saputra (dua dari kanan) saat latihan bersama pemain Persik lainnya. (Anwar Basalamah - radarkediri)

          Selain Dany dan Dimas, Beny mengaku, ada dua pemain lagi yang dipastikan segera merapat. Mereka sudah tidak terikat kontrak dengan klub lamanya. Hanya saja, pria asal Ponorogo ini lagi-lagi memilih bungkam soal nama. “Kalau mereka belum datang latihan, kami tidak berani menyebutnya,” ucapnya.

          Seperti pernyataan sebelumnya, ada enam pemain lokal yang siap bergabung. Itu berarti masih ada dua penggawa yang berpeluang berlabuh ke Kediri. Mengenai hal itu, Beny tidak menampiknya. “Tapi mereka masih terikat kontrak dengan klubnya sampai akhir Januari,” kata Beny.

          Salah satu pemain yang dikabarkan dekat adalah Vava Mario Yagalo. Bahkan, bek PS Tira-Persikabo itu sempat mengikuti pralatihan sekali di lapangan Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota.

          Bagaimana dengan pemain lokal lain? Sampai hari ini, Macan Putih baru memiliki 10 pemain. Beny mengatakan, manajemen sudah mendekati beberapa pemain. Rinciannya, masing-masing dua pemain sayap dan bek tengah. Serta, satu pemain lagi di posisi bek kanan. “Clue-nya semua pemain kita ambil dari Liga 1,” ucapnya.

          Sementara itu, pelatih Joko Susilo mengakui timnya kehilangan keseimbangan setelah ditinggal beberapa pilarnya. Sebut saja Risna Prahalabenta, Dodi Alexvan Djin, Edo Febriansyah dan Taufiq Febrianto. “Kami kehilangan dua bek tengah,” kata pria yang karib disapa Gethuk ini.

          Joko mengaku, membutuhkan dua bek tengah yang tangguh. Sepeninggal Risna dan Alex, Persik saat ini belum memiliki stopper yang sebanding. Sebab, posisi tersebut sangat sentral untuk menggalang lini belakang tim. “Harapannya minggu depan kerangka tim sudah 90 persen. Termasuk pemain lokal dan asing,” ujar pria kelahiran Blora, Jawa Tengah ini.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia