Sabtu, 29 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Perbaiki Motor sambil Merokok, 3 Kendaraan Ludes

Tangki Tersulut, Sabar dan Mudrikah Terluka

14 Januari 2020, 12: 07: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

kebakaran

LUDES: Anggota Tagana Nganjuk mengecek kondisi tiga unit motor milik Sabar, 45, yang terbakar Minggu (12/1) malam lalu. (Dokumen Tagana for radarkediri.id)

Share this          

BERBEK, JP Radar Nganjuk - Nasib malang dialami oleh Sabar, 45, warga Desa Mlilir, Kecamatan Berbek. Niatnya memperbaiki motor pada Minggu (12/1) malam lalu berujung pada kebakaran. Ini setelah bahan bakar tersulut bara rokok yang dihisapnya. Akibat kejadian itu, tiga unit motor ikut hangus.

          Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Sabar memperbaiki motor Honda GL miliknya sekitar pukul 19.15. Saat memperbaiki motor di teras rumah, Sabar diduga juga tengah menghisap rokok.

          Bara di rokoknya itu yang diduga menyambar ceceran bensin di lantai. Hanya dalam hitungan detik, api langsung membesar. Si jago merah membakar kaki Sabar dan Sri Mudrikah, 38, istrinya, yang juga ada di teras. “Keduanya mengalami luka bakar di kaki,” ujar Kasatpol PP Nganjuk Abdul Wakid.

Menurut keterangan beberapa saksi, malam itu Sabar tengah memperbaiki tangki motor Honda GL tersebut. Diduga, tangki itu mengalami kebocoran. Sehingga, Sabar memindahkan bensin di tangki ke dalam botol air mineral.

Hanya saja, saat dipindahkan diduga ada ceceran bensin yang jatuh di lantai teras tempat Sabar memperbaiki motor. Hingga, akhirnya ceceran bensin itu tersulut bara rokok. “Diduga korban (Sabar, Red) mereparasi motor sambil merokok,” lanjut Wakid.

Ceceran bensin dan kobaran api pun menyebar dengan cepat. Tak hanya membakar kaki Sabar dan Mudrikah, api juga menyambar motor Honda GL yang sedang diperbaiki Sabar. Kobaran api terus membesar dalam waktu singkat.

Dua unit motor Yamaha Vega yang juga terparkir di teras rumah itu juga tak luput.  “Tiga sepeda motor milik Sabar ikut terbakar,” terang orang nomor satu di Satpol PP Nganjuk tersebut.

Si jago merah terus mengamuk. Membakar sebuah sofa yang ada di teras depan. Selanjutnya, api juga menjilat sebagian dinding dan atap teras rumah pria paruh baya itu. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sementara itu, petugas memadamkan kebakaran (PMK) mendapat laporan sekitar pukul 19.30. Satu unit armada PMK Nganjuk langsung diterjunkan ke lokasi. Tetapi saat berada di sana api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.

Menurut Wakid PMK kesulitan menjangkau lokasi akibat posisi rumah Sabar yang terpencil. Akses jalan yang meliuk dan sempit membuat petugas terkendala.

Sementara itu, selain memadamkan api, warga juga langsung mengevakuasi Sabar dan Mudrikah. Keduanya dilarikan ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan. “Hitungan sementara, kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 25 juta,” tandas Wakid.

Terpisah, Kordinator Tagana Nganjuk Aries Trio Effendi juga mengirimkan anggotanya untuk asesmen ke lokasi. Ia membenarkan bahwa korban mengalami luka bakar di kakinya. “Kaki Sabar melepuh di betis kiri bagian dalam,” ujarnya. Begitu juga dengan Mudrikah yang mengalami luka di kaki.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia