Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Perkuat Posisi Kiper, Persik Dekati Dimas Galih

13 Januari 2020, 19: 16: 23 WIB | editor : Adi Nugroho

kiper persik

SEMAKIN KETAT:: Kiper Persik di Liga 2 lalu saat latihan di Stadion Brawijaya Kediri. (Iqbal Syahroni - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persaingan di bawah mistar Persik Kediri bakal ketat. Selain Fajar Setya dan Junaidi, manajemen masih berburu satu penjaga gawang lagi untuk bersaing dengan keduanya. Mereka juga menyiapkan kiper muda dalam skuad Macan Putih.

Persik tengah menyeleksi sejumlah kiper di pralatihan selama tiga hari lalu. Dari beberapa nama, ada nama Dimas Galih yang musim lalu membela Kalteng Putra di Liga 1. Pemain 27 tahun itu dianggap paling mampu bersaing dengan kiper yang dimiliki Persik saat ini.

Di Kalteng Putra, Dimas merupakan penjaga gawang utama. Dari 26 penampilan di Liga 1, dia kebobolan sebanyak 38 kali. Selama semusim, pria asal Surabaya itu hanya mencatatkan 4 clean sheet. Statistik tersebut sebenarnya bukan performa yang gemilang bagi seorang kiper. Apalagi tim asal Palangka Raya itu harus terdegradasi ke Liga 2.

dimas galih

CEKATAN: Dimas Galih menangkap bola. (Jawa Pos - Angger Bondan)

Namun pengalaman Dimas membela klub besar bisa menjadi pertimbangan manajemen Persik untuk menggaetnya. Sebelum di Kalteng, dia pernah berseragam Persebaya Surabaya dan PSM Makassar. “Nanti Dimas bisa kiper pertama atau kedua,” kata Manajer Persik Beny Kurniawan kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Hanya saja, Beny mengaku, manajemen belum mengikatnya. Pelatih kiper Wahyudi perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan menyodorkan kontrak. “Belum resmi. Masih seleksi kemarin,” ungkap pria asal Ponorogo ini.

Dia mengatakan, Persik membutuhkan setidaknya tiga kiper yang kemampuannya tiak jauh berbeda di Liga 1. Sehingga, mereka bersaing untuk memperebutkan tempat utama di bawah mistar. “Mereka harus kompetitif,” katanya.

Selain tiga kiper senior, Persik juga membutuhkan penjaga gawang muda. Itu untuk memberikan pengalaman bagi pemain yang belum memiliki banyak jam terbang. “Kalau ada pemain muda, kami siapkan empat kiper,” ucap Beny.

Seperti diketahui, Junaidi dan Fajar adalah kiper Persik di Liga 2 musim lalu. Di bawah asuhan Budiardjo Thalib, Junaidi lebih sering merumput. Namun memasuki babak depalan besar, giliran Fajar mengambil alih. Penampilannya tidak mengecewakan. Bahkan, dia berperan besar meloloskan Macan Putih ke semifinal Liga 2. 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia