Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Gasak 6 IPhone di Bandarlor, Pencuri Ini Tinggalkan Sandal Jepit

11 Januari 2020, 16: 45: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

KEBOBOLAN: Petugas Polsek Mojoroto memeriksa konter handphone Vanilla di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Bandarlor, Mojoroto, yang kecurian, kemarin.

KEBOBOLAN: Petugas Polsek Mojoroto memeriksa konter handphone Vanilla di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Bandarlor, Mojoroto, yang kecurian, kemarin. (DOK POLSEK MOJOROTO)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kawanan garong membobol konter handphone (HP) Vanilla di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Bandarlor, Kecamatan Mojoroto, dini hari (9/1). Pelaku masuk dengan menjebol atap toko. Kemudian memecah kaca etalase pajang gawai.

Sebanyak enam unit iPhone langsung disikat. Yakni dua unit iPhone X, satu iPhone 8+, dan tiga iPhone 7+. Diperkirakan kerugian toko milik Melinda, 24, asal Kras, akibat pencurian itu sekitar Rp 43 juta. Dia telah melaporkan aksi kejahatan tersebut ke polisi.

Kasihumas Polsek Mojoroto Aiptu Puji Santoso menyatakan, telah menerima laporan. Petugasnya telah menyelidiki kasus ini. Unit reskrim pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di sana, anggota polsek menemukan sejumlah barang bukti (BB).

Yakni berupa tali tambang sepanjang sekitar satu meter, kaus, dan sepasang sandal jepit. “BB ini kemungkinan milik pelaku, karena pemilik toko tidak mengenalinya,” ujar Puji.

Saat olah TKP, petugas melihat atap toko dijebol dan etalase HP pecah. Isinya 6 gawai merek Apple iPhone hilang. Komplotan pencoleng itu diperkirakan beraksi Kamis (9/1) dini hari. Pemilik toko baru melaporkan kejadian ke petugas Polsek Mojoroto, Kamis sore.

Kepada penyidik polsek, pemilik konter menjelaskan bahwa pada Rabu (8/1) malam, toko ditutup seperti biasa pukul 21.00 WIB. Lalu keesokan paginya, sekitar pukul 09.00, penjaga toko kaget karena atap toko jebol dan etalase kaca pecah.

Lebih kaget lagi, HP yang di-display di sana juga hilang. “Pemilik toko bilang kalau toko pada malam hari ditutup dan dikunci dari luar, tidak ada yang tinggal di dalam toko,” urai Puji.

Hingga kemarin, ia mengatakan, petugas masih melanjutkan pencarian tersangka. Diduga aksi tersebut dilakukan pada tengah malam. “Saat ini masih terus dilakukan penyelidikan untuk mengungkap tersangka. Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi sekitar juga,” pungkas Puji.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia