Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

3x Aksi, Pencuri Spesialis Kampung Inggris Pare Diringkus Saat Begini

09 Januari 2020, 13: 28: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

UNGKAP PERKARA: Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono (kiri) menunjukkan tersangka Faqih Maulana dan barang buktinya di mapolres (8/1).

UNGKAP PERKARA: Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono (kiri) menunjukkan tersangka Faqih Maulana dan barang buktinya di mapolres (8/1). (RENDI MAHENDRA-JP Radar Kediri)

Share this          

PARE, JP Radar Kediri— M. Faqih Maulana, 20, warga Desa Tajurhalang, Kecamatan Halang, Kabupaten Bogor ditangkap polisi. Tak tanggung-tanggung pemuda ini mencuri di tiga lokasi berbeda. Semuanya di wilayah Kampung Inggris, Pare.

Ia tertangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Senin lalu (6/1). Kapolres AKBP Lukman Cahyono menerangkan, telah meminta keterangan beberapa saksi. “Hasilnya kita menangkap pelaku beserta barang bukti pada pukul 19.00 WIB,” terangnya.

Kedok Faqih terkuak saat menjual hasil curiannya di tempat rental kamera, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. “Mengetahui hal tersebut petugas bergegas menuju tempat rental tersebut. Selanjutnya mengamankan tersangka di lokasi tak jauh dari rental,” terang Lukman.

Aksi pencurian pertama Faqih di kamar kos Lima English Course, Jl Anyelir, Desa Tulungrejo, Senin (30/12). “Barang yang berhasil diambil satu unit HP (handphone) merek Vivo V1 warna royal blue,” ungkap Lukman.

Aksi kedua dilakukan Selasa (31/12) pukul 24.00. Faqih mencuri di tempat kos dan kursusRhimma English Course, Desa Tulungrejo. Barang yang diambil berupa jam tangan merek Honey dan ponsel Xiomi tipe 6A.

Tempat terakhir aksi Faqih sebelum tertangkap adalah sebuah kos di Jl Brawijaya, Desa Tulungrejo. Dia beraksi Minggu (5/1) pukul 14.00. Barang yang diambil berupa tas kamera hitam, berisi kamera Canon tipe Eos 600D, sebuah lensa tele Canon, sebuah hood lensa, dan satu charge Canon.

Barang-barang itulah yang kemudian dijualnya ke jasa rental kamera di Kampung Inggris tersebut. Beruntung, ada yang mengenali barang itu sebagai curian. Aksinya lantas dilaporkan ke polisi yang memang menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan khusus pemantauan.

Fakih pun diringkus. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun,” tutur Kapolres Lukman. (c2)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia