Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Kendaraan Berat Tak Boleh Melintas

Bupati Instruksikan URCPJ Perbaiki Jalan

09 Januari 2020, 10: 48: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

Kubangan

JADI KUBANGAN: Warga melintas di jalan berlubang Dusun Ganggang Malang, Desa Sumengko, Sukomoro. Setelah diguyur hujan, jalan rusak itu mirip kubangan. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

PRAMBON, JP Radar Nganjuk-Pemkab berupaya mencegah kerusakan jalan yang semakin parah di musim hujan ini. Salah satunya, dengan memperketat pengawasan kendaraan yang melintas di jalan. Kendaraan yang melebihi tonase, dilarang melewati ruas jalan Kota Angin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Novi Rahman Hidhayat. Menurutnya, dengan gerusan air hujan, jalan-jalan poros hingga jalan desa, rawan rusak. Karenanya, dia sudah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengantisipasinya. “Kendaraan berat yang tak sesuai dan kendaraan yang melebihi tonase, tidak boleh lewat,” ujar Novi.

Lebih jauh Novi mengatakan, tahun ini Pemkab Nganjuk tetap akan menggenjot perbaikan jalan rusak. Sesuai target, kondisi jalan di Kabupaten Nganjuk harus harus mulus pada tahun 2021 nanti. “Pembangunan infrastruktur tetap jadi prioritas. Terus digenjot,” lanjutnya.

Dikatakan Novi, pembangunan jalan akan percuma tanpa dibarengi perawatan dan kesadaran masyarakat untuk ikut memelihara. Karenanya, dia meminta OPD memastikan kendaraan yang melewati jalan Nganjuk harus sesuai dengan kelasnya. Sehingga, jalan tidak cepat rusak lagi.

Berdasar pantauannya, jelas Novi, masih banyak didapati kendaraan yang melewati jalan tak sesuai kelasnya. Hal itulah yang akan jadi perhatian khusus. Apalagi, tahun ini akan ada proyek nasional di Nganjuk. Sehingga, kendaraan-kendaraan berat dimungkinkan akan banyak berlalu lalang lagi.

Disinggung tentang banyaknya jalan berlubang yang berubah jadi kubangan di musim hujan seperti sekarang, suami Yuni Sophia itu menjelaskan, dirinya akan menginstruksikan Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URCPJ) untuk memperbaiki jalan-jalan yang berlubang itu.

Novi menyebut, perbaikan jalan yang jadi prioritas adalah jalan poros yang menghubungkan antar-kabupaten. Atau, jalan antar-kecamatan dan desa.  

Bagi Novi, prioritas jalan yang akan diutamakan adalah adalah jalan poros yang menghubungkan antar Kabupaten atau jalan antar kecamatan dan desa. Khusus untuk perbaikan jalan rusak di Dusun Ganggang Malang, Desa Sumengko, Sukomoro, menurutnya akan digarap oleh dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR).

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia