Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

PAW Politisi Partai Gerindra Purwoko, KPUD Tunggu Surat DPRD Nganjuk

05 Januari 2020, 18: 29: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

Partai Gerindra

Partai Gerindra

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Satu kursi di Komisi III DPRD Nganjuk yang ditinggal Purwoko belum terisi. Untuk mengganti posisi politisi Partai Gerindra yang meninggal dunia itu, KPUD Nganjuk menunggu rekomendasi dari pimpinan dewan. Mereka akan melakukan pergantian antarwaktu (PAW).

          Ketua KPUD Nganjuk Pujiono mengatakan, pihaknya hanya menunggu surat dari pimpnan dewan. “Kalau sudah ada langsung diproses untuk dilakukan verifikasi. Sejauh ini kami masih menunggu,” kata alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

          Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Nganjuk Jianto mengatakan, sampai saat ini proses PAW sedang menunggu keputusan dan surat resmi dari DPP Partai Gerindra. “Kalau sudah keluar surat resmi dari DPP, akan berikan ke pimpinan dewan. Lalu akan disampaikan ke KPUD, Bupati serta dikirim ke Gubernur,” terang Jianto.

          Hingga saat ini proses adiministrasinya dilaksanakan oleh DPC Gerindra. Dia pun tidak mengetahui sampai kapan proses PAW itu akan selesai. Informasi yang dihimpun koran ini, DPC Gerindra sudah mengajukan tapi belum ada tembusan dari gubernur. “Semua urusan administrasi itu ada di partai,” ungkap politisi Partai Gerindra ini.

          Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Nganjuk Sukarno mengatakan, tahap PAW hingga saat ini sedang dalam proses. “Ya ditunggu saja,” katanya singkat. Sebelumnya dia menyebutkan bahwa DPC Gerndra Kabupaten Nganjuk sudah membuat laporan tentang meninggalnya Purwoko yang duduk di Komisi III DPRD Nganjuk.

          Siapa yang berpeluang menggantikan posisi Purwoko? Sesuai aturan, nantinya yang menggantikan adalah peraih suara tertinggi setelah Purwoko. Dia adalah Chalimah Annajiyah. Mereka ikut dalam pemilihan (dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Loceret, Sawahan, Ngetos dan Berbek.

          Sekadar diketahui, Purwoko meninggal dunia pada 1 Desember lalu. Politisi Gerindara yang sudah dua kali duduk di DPRD ini tutup usia di umur 55 tahun. Anggota DPRD asal Desa Bareng, Kecamatan Sawahan itu meninggal dunia karena mengalami sakit gagal ginjal.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia