Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Ada Anggaran Rp 94 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan Nasional

Nganjuk-Kertosono 40 Kilometer

05 Januari 2020, 18: 25: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

jalan nasional

SEMAKIN MULUS: Arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Kertosono yang akan dipelihara Kementerian PUPR. (Rekian - radarkediri)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mempersiapkan jauh-jauh hari infrastruktur untuk  angkutan Lebaran. Mereka mengalokasikan anggaran sebesar Rp 94,75 miliar untuk pemeliharaan jalan nasional.

          Panjangnya sektar 100 kilometer (km). Dimulai dari Kertosono-Nganjuk kemudian diteruskan ke Kabupaten Madiun dan Ngawi.

           Menurut pejabat pembuat komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur Eli Sunarya, jalan nasional di Nganjuk-Kertosono yang akan dikerjakan sepanjang 40 km. “Pengerjaan akan dilakukan setelah lelang selesai. Pertengahan bulan ini (lelang) selesai,” ucapnya.

Hasil pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) kementerian PUPR, proses lelang kegiatan sudah pada tahap evaluasi, administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Dari 155 peserta lelang, ada 10 perusahaan yang melakukan harga penawaran dan terkoreksi.

Angka penawaran terendah sebesar Rp 66,29 milar dari PT Vanca Utama Perkasa dan penawaran tertingginya senilai Rp 85,05 miliar oleh PT Trijaya Adymix. “Kami tinggal menunggu proses lelangnya selesai, nanti langsung dikerjakan,” ujarnya.

Perbaikan jalan tersebut nantinya akan memprioritas jalan yang mengalami kerusakan parah seperti di Sukomoro, Kecamatan Nganjuk, Bagor sampai Wilangan. Beberapa titik sudah dipetakan mengalami kerusakan karena jalannya merekah. Sehingga menyebabkan jalan berlubang dan bergelombang. “Pengerjaan jalan nasional ini menyesuaikan skala prioritas,” bebernya.

Menurutnya, ada 3 km yang akan digarap secara khusus karena kondisi jalan yang rusak parah. Selain itu, Sunarya juga akan memperbaiki jalan ring road yang kini jadi pintu keluar dan masuk tolNganjuk. “Jalan ring road harus dibenahi, karena terhubung dengan keluar-masuk kendaraan ke arah tol. Harus lebih baik di kedua sisi,” jelasnya.

Karena menjadi penunjang tol, Sunarya mengatakan, jalan harus lebih baik.  Rencananya kementerian PUPR akan digelontorkan lagi dana khusus untuk membangun jalan ring road untuk support interchange Nganjuk. “Rencananya seperti itu, kawasan ring road harus diperbaiki,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, hampir setiap tahun pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk pemeliharaan jalan nasional. Di Kecamatan Baron sampai Kertosono kondisi jalannya masih cukup baik. Namun jalan ke arah Madiun kondisinya retak dan bergelombang. Pemicunya kondisi tanah bergerak.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia