Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Menginap di Pos Kamling, ODGJ Dijemput Satpol PP Kota Kediri

05 Januari 2020, 17: 57: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

gangguan jiwa

DIJEMPUT: Satpol PP Kota Kediri saat mengamankan ODGJ di pos kamling. (SATPOL PP KOTA KEDIRI for radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri- Akibat tidur di dalam pos keamanan lingkungan (kamling) selama dua hari, berhasil menjadi perhatian warga sekitar.  Pos kamling tersebut berada di Perumahan PNS, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

          Salah satu pos kamling perumahan yang berada dekat dengan GOR Joyoboyo, Kota Kediri tersebut menjadi tumpangan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) selama dua hari. “Setelah dua hari, ada yang lapor, kami (Satpol PP, Red) langsung datang,” ujar Haryono, komandan Regu 4 Satpol PP Kota Kediri.

ODGJ berjenis kelamin perempuan tersebut menginap mulai Kamis (2/1), tidak diketahui mulai jam berapa ODGJ tersebut ada di tempat tersebut. Di hari pertama, warga sekitar beserta pihak keamanan perumahan tersebut memaklumi, karena memang sulit diajak bicara. Memasuki hari kedua, perempuan tersebut masih menginap di dalam pos kamling.

Sebagian warga merasa kasihan sekaligus takut dengan adanya ODGJ tersebut. Meskipun tidak mengamuk dan membahayakan warga, namun perempuan tersebut juga berkeliaran di dalam perumahan. “Hanya berkeliling, tidak sampai keluar rumah,” tambah Haryono.

Melihat kejadian tersebut, salah satu warga perumahan Tofan, kemarin melaporkan ke Satpol PP Kota Kediri. Tidak menunggu lama, komandan regu 4 Haryanto bersama anggotanya menjemput ODGJ tersebut ke lokasi.

Setelah sampai lokasi, ODGJ tersebut dibujuk agar mau diajak ke Mako Satpol PP Kota Kediri. Selanjutnya, perempuan tersebut berusaha diajak bermediasi oleh petugas sekaligus melakukan penggalian data.

Selama penggalian data, petugas juga merawat ODGJ tersebut, seperti memberikan makanan dan obat-obatan. Setelah cukup lama berbincang meskipun sedikit susah, ODGJ tersebut diketahui bernama Mujiana.

Perempuan yang diperkirakan berumur sekitar 34 tahun tersebut tidak membawa apapun selain boneka beruang berwarna merah muda yang selalu dipeluknya. Mujiana juga mengaku tidak memiliki tempat tinggal.

Setelah melakukan penggalian informasi kepada yang bersangkutan, petugas membawa Mujiana ke barak (tempat penampungan) Dinas Sosial, Kota Kediri di Kelurahan Semampir dan langsung diterima oleh penjaaga barak. “Sudah diterima sama Pak Ari yang sedang jaga,” pungkas Haryono.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia