Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Jadi Pelatih Persik Kediri, Gethuk Satu Visi Soal Ini dengan Manajemen

05 Januari 2020, 15: 39: 21 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

RESMI: Joko Susilo alias Gethuk saat konferensi pers (4/1) (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Teka-teki soal siapa pelatih Persik Kediri di Liga 1 2020 akhirnya terjawab. Kemarin (4/12), manajemen Persik mengenalkan Joko Susilo sebagai arsitek skuad Macan Putih. Perkenalan digelar di Mess Persik, Jalan PK Bangsa, Kota Kediri.

          Kabar tentang merapatnya pria yang akrab disapa Gethuk itu memang sudah santer terdengar sebelumnya. Pada Jumat malam (3/12), nama Joko akhirnya ditunjuk manajemen sebagai pelatih kepala. “Tanggal 30 (Desember) coach Gethuk memberikan paparan kepada kami,” kata CEO Persik Abdul Hakim Bafagih saat konferensi pers kemarin.

          Menurut Hakim, ada kesamaan visi antara Joko dengan manajemen. Yakni memberikan kepercayaan kepada pemain muda untuk lebih banyak berkiprah di kompetisi tertinggi sepak bola tanah air itu. “Dari kesamaan visi dan tujuan itu, kami tertarik dengan coach (Gethuk),” ungkapnya.

          Dengan mengandalkan pemain muda, Hakim mengakui Persik memang sempat diremehkan di Liga 2 musim lalu. Tapi akhirnya tim mampu menjawab keraguan tersebut dengan gelar prestasi.

          Dia berharap, prosesnya nanti berjalan baik. Sehingga tidak ada pergantian pelatih di tengah jalan seperti terjadi di Liga 2 lalu. Suporter pun harus mendukungnya. “Kita dukung prosesnya. Kami percaya dengan coach Gethuk,” kata pria yang juga anggota DPR RI ini.

          Soal target di Liga 1, manajemen tidak mau jemawa. Sebagai tim promosi, Hakim mengatakan targetnya Persik bisa bertengger di papan tengah. “Ada di 10 besar,” katanya.

          Sementara itu, coach Joko mengatakan akan membayar kepercayaan manajemen dengan bekerja sebaik mungkin. Setidaknya Persik dapat tampil baik di Liga 1. “Tadi malam (Jumat) pengurus memberitahu saya agar datang ke sini (mess). Semoga Tuhan meridai Persik,” kata mantan asisten pelatih Simon McMenemy di tim nasional (timnas) ini.

          Bagaimana dengan gambaran pemain yang akan mengisi skuad Persik? Mengingat saat ini Persik baru mengontrak 10 pemain. Mengenai hal itu, Joko mengaku sudah punya reng-rengan pemain. Dia akan mendiskusikannya dengan manajemen dan tim pelatih.

          Yang jelas, Joko akan memprioritaskan para pemuda seperti visi dari manajemen. Karenanya, pria yang semasa bermain pernah membela Arema ini akan mencari pemain yang satu karakter dan satu filosofi. “Itu termasuk pencarian pemain asing,” tegasnya.

          Manajer Persik Beny Kurniawan menambahkan, pihaknya belum memutuskan komposisi antara pemain muda dan senior. Manajemen masih menunggu regulasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal aturan pemain muda. “Apakah tetap ada 7 pemain muda di tim atau ada perubahan. Kita menunggu itu,” katanya.

          Sama seperti Hakim dan Joko, Beny juga menginginkan Persik diisi para talenta muda. Tetapi mereka juga mengimbangi dengan pemain yang berpengalaman di Liga 1. Sebab, jika hanya mengandalkan pemain muda, sangat riskan untuk kompetitif di Liga 1.

          Selain dihadiri CEO dan manajer, perkenalan head coach kemarin juga didampingi dua asisten pelatih. Mereka adalah Wahyudi dan Johan Prasetyo. Manajemen berjanji latihan perdana Persik akan dimulai pada pertengahan bulan ini.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia