Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Siang Ini Pelatih Baru Persik Diumumkan, Asing atau Lokal?

04 Januari 2020, 16: 41: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

JUARA: Manajer Persik Benny Kurniawan bersama Kapten Faris Aditama mengangkat trofi juara liga 2. Manajemen segera mengumumkan pelatih baru Persik untuk liga 1.

JUARA: Manajer Persik Benny Kurniawan bersama Kapten Faris Aditama mengangkat trofi juara liga 2. Manajemen segera mengumumkan pelatih baru Persik untuk liga 1. (ANWAR B BASALAMAH-JP Radar Kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Manajemen Persik Kediri tidak main-main untuk berburu pelatih kepala. Saat ini, mereka mengklaim telah mengantongi empat nama juru taktik yang akan menukangi Macan Putih di Liga 1 Indonesia. Rencananya, nama pelatih yang akan dipilih disampaikan dalam press release yang rencananya siang ini (4/1) di Mess Persik.

Pernyataan itu ditegaskan Manajer Persik Beny Kurniawan. Dia mengaku, keputusan untuk menentukan satu orang pelatih semakin mengerucut. Dari banyak nama, sekarang tinggal empat orang. “Ada tiga pelatih lokal dan satu asing,” katanya saat ditemui di Mess Persik, Jl PK Bangsa, Kota Kediri, kemarin. Namun, Beny masih bungkam soal identitas calon para peramu strategi Persik itu. Pria asal Ponorogo ini hanya mengatakan mereka merupakan pelatih yang sudah malang melintang di Liga Indonesia. Apakah pernah menukangi Persik sebelumnya? Beny menjawab belum. “Kami belum bisa katakan sekarang,” ujarnya.

Dia memang meminta publik bersabar lebih dulu soal siapa nama pelatih Persik. Pasalnya, dalam waktu dekat, manajemen akan mengumumkan kepastian tersebut. “Antara tanggal 6 atau 7 (Januari) kami sampaikan ke publik,” janjinya.

Menurutnya, ada banyak kriteria yang harus dipenuhi pelatih yang akan mengasuh Septian Satria Bagaskara dkk nanti. Salah satunya sang arsitek wajib memberikan kesempatan bagi pemain muda menambah jam terbang. “Kami ingin pemain muda lebih banyak berkiprah di Liga 1,” tegasnya.

Meski tetap berencana merekrut pemain asing, manajemen ingin pelatih tidak mengabaikan talenta muda. Misalnya saja di lini depan. Menurut Beny, Indonesia saat ini kehilangan striker andal setelah era Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono berakhir. “Lima pencetak gol terbanyak di liga (satu) didominasi pemain asing,” ujarnya.

Beny berharap Bagas bisa mengakhiri dominasi striker asing di Liga 1.  Karena itu, pemuda asli Semampir itu harus lebih banyak diberikan kesempatan merumput.

Pertimbangan memainkan pemain muda itu pula yang menjadikan manajemen lebih selektif memilih pemain asing. Walaupun perekrutan pemain nanti akan didiskusikan dengan head coach, Beny menginginkan mereka tidak menggeser pemain lokal potensial. “Kalau perlu striker utama tetap diberikan kepada Bagas,” ujarnya.

Sampai hari ini, manajemen masih memiliki 10 pemain yang sudah mengikat kontrak dengan tim. Mereka merupakan para pemain lama yang ikut membawa Persik menjuarai Liga 2 Indonesia 2019. Untuk pemain yang lain, manajemen belum memutuskan. “Ada kemungkinan mereka juga dikontrak. Tapi kami menunggu pelatih kepala untuk menentukan komposisi pemain,” pungkasnya. (baz)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia