Selasa, 31 Mar 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Sumber Air di Nglebak: Mengalir tapi Belum Jernih

BPBD Masih Dropping ke Pojok

31 Desember 2019, 12: 14: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

nglebak air

BELUM JERNIH: Warga Nglebak melihat air yang ditampung untuk kebutuhan sehari-hari. (Anwar Basalamah - radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Warga Lingkungan Nglebak, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, belum bisa bernapas lega. Meskipun sumber air mulai mengalir, tetapi airnya belum jernih. Karena itu, sampai kemarin, mereka masih mengandalkan dropping dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri.

          Nawilah, warga Lingkungan Nglebak, mengaku air dari Sumber Tretes mulai mengalir seminggu lalu. Karena itu, dia memanfaatkan sumber tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. “Di atas sudah hujan. Sumbernya sudah ada air,” kata perempuan 68 tahun ini.

          Hanya saja, warga di RT 23 itu belum bisa memanfaatkan Sumber Tretes secara maksimal. Nawilah mengatakan, air dari sumber terkadang mati. Sehingga, mereka tidak bisa mengisi bak air setiap saat. “Tadi siang (kemarin, Red) nyala. Terus sore mati lagi,” kata Nawilah yang ditemui koran ini di rumahnya kemarin sore ini.

          Beruntung, saat air lancar, Nawilah langsung mengisi bak mandinya penuh. Kemarin, dia mengisinya sampai 10 bak. “Untuk mandi dan cuci,” ungkap Nawilah.

          Selain sumber belum mengalir deras, kata dia, warna airnya agak kecokelatan. Belum jernih seperti sebelumnya. Karenanya, untuk kebutuhan minum, dia dan warga lain masih mengandalkan kiriman dari BPBD dan unit pelaksana teknis (UPT) tempat pembuangan akhir (TPA) Klotok.

          Untuk diketahui, warga Kelurahan Pojok masih mengalami kekeringan meskipun sudah memasuki musim penghujan. Terutama warga Lingkungan Nglebak yang tinggal di RT 22 dan 23.

          Sejak awal bulan ini, saat hujan deras mengguyur setiap hari, BPBD Kota Kediri mulai mengurangi intensitas pengiriman air bersih. Dari semula setiap hari menjadi dua hari sekali. Bahkan, seminggu terakhir, pengiriman menjadi tiga hari sekali.

          Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno mengatakan, pengiriman air akan dilakukan hari ini (31/12). Sebelumnya, BPBD memang merencanakan dropping kemarin (30/12). “Kami tunda besok (hari ini, Red),” ujarnya.

          Selain melakukan dropping, Adi mengungkapkan, pihaknya juga akan mengevaluasi kekeringan di Kelurahan Pojok. Karena itu, BPBD bakal mengecek kondisi Sumber Tretes setelah pengiriman air. “Kami perlu pastikan kondisinya. Apakah warga masih membutuhkan dropping atau tidak,” kata pria asal Kepung, Kabupaten Kediri ini.

          Berdasarkan laporan, dia mengakui kondisi air Sumber Tretes belum jernih. Sehingga air belum bisa dipakai untuk kebutuhan minum dan memasak. “Kalau masih cokelat, kami harus dropping sampai benar-benar normal kembali,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia