Selasa, 31 Mar 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Pemkab Kediri Lantik 3 Kepala Dinas dan 6 Camat

Sebulan, Mutasi Dua Kali

31 Desember 2019, 09: 53: 54 WIB | editor : Adi Nugroho

pejabat pemkab

RESMI: Tiga kepala dinas yang kemarin dilantik, dari kiri, Syaifudin Zuhri, Sukadi, dan Krisna Setiawan bersama sejumlah camat. (Didin Saputro - radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali melakukan mutasi jabatan di akhir tahun ini. Ada tiga jabatan eselon 2 yang kemarin resmi dilantik. Juga, ada enam camat yang berpindah tempat. Menariknya, ada beberapa camat yang kembali dimutasi meskipun baru bekerja di tempat baru di awal Desember lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mohammad Solikin mengatakan, pelantikan kepala dinas dan badan kemarin adalah dari hasil seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Seluruh pejabat eselon dua yang dipilih telah memenuhi syarat yang ditentukan.

Ketiganya adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Syaifudin Zuchri, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sukadi, dan Kepala Diskominfo Krisna Setiawan. Khusus nama yang terakhir merupakan pejabat eselon dua termuda yang dilantik kemarin. Dan, ketiganya sebelumnya merupakan pelaksana tugas (plt) di dinas masing-masing.

“Semua telah memenuhi berbagai persyaratan dan lolos seleksi,” kata Solikin,

Terkait Krisna yang menjadi kepala dinas definitif termuda, Solikin tidak mempermasalahkan. Sebab, semua berdasarkan pertimbangan matang. Selain melalui seleksi, selama ini yang bersangkutan memenuhi kualifikasi. “Baik kompetensi dan kinerjanya selama ini,” jelas Solikin.

Krisna sebelumnya adalah sekretairs diskominfo. Rekam jejaknya pada pemerintahan Kabupaten Kediri tergolong cepat. Pria 35 tahun ini mengawali karirnya pada 2006 sebagai staf di BKD. Selanjutnya pada 2007 hingga 2011 sebagai staf di bagian umum.

Krisna juga pernah menjadi kasubbag umum dan kepegawaian di bappeda selama 4 tahun. Itu pada 2011 hingga 2015. Di tahun yang sama dipinda sebagai kabid politik dan hubungan antarlembaga pada bakesbangpol. Dan 2016 hingga 2019 ini menjabat sebagai sekretaris diskominfo, sekaligus merangkap plt kepala dinas.

Mutasi kemarin juga menyasar beberapa camat. Menariknya, ada dua camat yang belum genap satu bulan dimutasi. Dua camat itu adalah Camat Kunjang Sunar Utomo dan Camat Plemahan Moch. Imron.

Sunar Utomo sendiri pada awal Desember dimutasi dari jabatanya sebagai Camat Kandangan menjadi Camat Kunjang. Sementara kali ini ia harus dipindah menjadi Camat Gampengrejo. Hal yang sama juga dilakukan pada Moch. Imron yang sudah dua kali dalam satu bulan ini dimutasi. Ia sebelumnya adalah Camat Grogol yang dimutasi sebagai Camat Plemahan. Dan pada mutasi kali ini ia dipindah lagi sebagai Camat Pagu.

Terkait mutasi dua camat yang dipindah lagi dalam kurun waktu belum satu bulan ini, Kadiskominfo Krisna Setiawan menyebut bahwa hal ini memang banyak pertimbangan. Dan itu menyesuaikan sesuai kebutuhan organisasi.

“Memang untuk jabatan camat, ada beberapa indikator. Salah satunya adalah domisili,” terang Krisna.

Ia menyebut, apabila camat tempat kerjanya dekat dengan rumah, otomatis akan berpengaruh pada kinerja. Itu secara psikologis pasti akan berpengaruh. “Dan itu adalah pertimbangan teknis dalam penataan personil,” ungkapnya.

Memang, jika dilihat domisilinya, Camat Gampengrejo saat ini Sunar Utomo berdomisili di Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem. Menjadi Camat Gampengrejo akan lebih dekat dibanding menjabat camat Kandangan atau Kunjang yang lokasinya belasan kilometer dari tempat tinggalnya. Tentu saja, selain itu juga ada pertimbangan lain dalam penataan jabatan di lingkup Pemkab Kediri ini.

Sementara Bupati Haryanti Sutrisno dalam sambutannya, menegaskan bahwa proses pelantikan ini merupakan hal yang penting. Sebab mutasi dan promosi jabatan dalam organisasi birokasi ini salah satunya adalah sebagai bentuk pembinaan dan pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kerja, kapasitas aparatur dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas. Termasuk meningkatkan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya harap pada pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri ini bisa meningkatkan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola yang baik melalui reformasi birokrasi,” pesan Haryanti.

Pejabat baru diminta juga mampu meningkatkan intergritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Mereka juga harus bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam dan di luar organisasi. Memiliki wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang postitif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, dan sistemik untuk kepentingan organisasi.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia