Minggu, 24 Jan 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Sutrisno Mundur dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri?

26 Desember 2019, 10: 54: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

PDI Perjuangan

PDI Perjuangan (radarkediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Suhu politik menjelang tahun politik di Kabupaten Kediri menghangat. Menyusul tersiarnya kabar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Sutrisno mengundurkan diri dari posisinya saat ini.

Kabar mundurnya mantan bupati Kediri selama dua periode itu tergolong mengagetkan. Sebab, pelaksanaan pemilihan bupati tinggal hitungan bulan saja. Apalagi, rumor yang beredar mundurnya Sutrisno terkait dengan soal rekomendasi yang tidak berpihak pada calon yang didukungnya.

Benarkah? Sekretaris DPC PDIP Dodi Purwanto enggan memberikan keterangan secara panjang lebar. Meskipun tak menampik kabar mundurnya Sutrisno itu, Dodi pilih menunggu pemberitahuan secara resmi.   Sebab, hingga kemarin belum ada surat yang masuk ke kantor DPC.

MUNDUR?: Sutrisno, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.

MUNDUR?: Sutrisno, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.

“Sampai sekarang belum ada surat permohonan (pengunduran diri) ke DPC,” elak Dodi ketika dikonfirmasi kemarin.

Meskipun demikian, sumber di internal DPC PDIP mengatakan bahwa surat pengunduran diri Sutrisno itu sudah dilayangkan beberapa hari lalu. Tepatnya pada 20 Desember 2019. Surat tersebut langsung dilayangkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP.

Menurut sumber itu, biasanya DPP akan menyurati DPC perihal surat pengunduran diri tersebut. Sekaligus juga mempersiapkan penggantinya untuk sementara waktu.

Sutrisno sendiri hingga tadi malam masih belum bersedia memberi keterangan. Ketika Jawa Pos Radar Kediri mencoba menghubungi suami dari Bupati Kediri Haryanti ini, yang bersangkutan ternyata masih berada di luar kota. Pertanyaan tentang pengunduran diri juga belum ditanggapi.

Sutrisno menduduki ketua DPC PDIP relatif cukup lama. Yaitu setelah dia menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Kediri pada 2009 lalu. Setelah itu dia menjadi ketua DPC menggantikan Erjik Bintoro. Posisi itu dia duduki hingga saat ini.

Pada masa kepemimpinannya, PDIP mampu mempertahankan hegemoninya. Dalam dua pemilu yang dilalui PDIP mampu meraih suara terbanyak di Kabupaten Kediri. Juga berhasil memenangi pemilihan bupati selama dua kali berturut-turut. Dengan calon yang tetap, yaitu pasangan Bupati Haryanti dan Wabup Masykuri.

Riak mulai muncul menjelang pilbup 2020. Awalnya muncul rumor bahwa PDIP akan mengusung anak dari Sutrisno sebagai kandidat. Namun, rumor itu tak terwujud. Gantinya, ada nama Mujahid dan Eko Ediyono yang dikabarkan sebagai pasangan yang didukung Sutrisno.

Selain nama Mujahid dan Eko Ediyono, nama lain yang muncul sebagai kandidat adalah Wabup Masykuri. Sosok yang mendampingi Bupati Haryanti selama dua periode ini juga berebut rekomendasi dari partai berlambang kepala banteng ini. Nama lain yang sempat muncul adalah putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung, yaitu Hanindhito Himawan Pramana.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia