Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Events

Bupati Resmikan Command Center dan Aplikasi Nganjuk Smart City

Beri Kemudahan Pelayanan Publik

24 Desember 2019, 13: 20: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

Diskom

SEREMONIAL: Dari kiri, Ketua DPRD Tatit H.T, Kapolres AKBP Handono S, Kajari Ardiansyah, Bupati Novi, Wabup Marhaen, dan Dandim 0810 Letkol Kav Joko W, menekan sirine bersama sebagai tanda peresmian Command Center dan aplikasi Nganjuk Smart City. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat meresmikan pusat pengaduan masyarakat atau command center dan aplikasi Nganjuk Smart City melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nganjuk, kemarin. Keduanya merupakan gebrakan Bupati Novi di bawah pemerintahannya. Yakni, memberi kemudahan pelayanan masyarakat dan manajemen pemerintahan.

Launching command center dan aplikasi Nganjuk Smart City berlangsung di Alun-Alun Nganjuk. Dalam sambutannya, ia mengatakan, command center dan aplikasi Nganjuk Smart City akan memberi kemudahan masyarakat. Terutama, dalam pelayanan pemerintahan. “Masyarakat dapat melaporkan jika mengetahui keadaan darurat. Serta dapat mengetahui berbagai informasi pada aplikasi,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Novi ini.

Diskom

FASILITAS LENGKAP: Bupati Novi (topi merah) meninjau sejumlah layanan di Command Centre bersama pejabat forkopimda. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Bahkan, lanjut Mas Novi, command center dan aplikasi Nganjuk Smart City memiliki keunggulan bagi Kota Angin. Misalnya, command center dengan enam layanan darurat, pengaduan layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (LAPOR), pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) hingga CCTV. Serta, aplikasi Nganjuk Smart City yang memberi berbagai informasi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan sebaik mungkin. “Demi kemajuan Nganjuk,” imbuhnya

Kepala Dinas Kominfo Nganjuk Slamet Basuki menambahkan, ke depan pihaknya akan mengembangkan command center dan aplikasi Nganjuk Smart City. Misalnya, melakukan integrasi sistem aplikasi perangkat daerah dan menerapkan sistem pemerintahan desa berbasis elektronik atau smart village. “Yakni desa yang sadar akan kebutuhan sistem pemerintahan berbasis elektronik,” tegasnya.

Untuk diketahui, peresmian command center dan aplikasi Nganjuk Smart City berlangsung semarak. Selain bupati, hadir pula Wakil Bupati (Wabup) Marhaen Djumadi, serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Nganjuk. Peresmian ditandai penekanan tombol dan bunyi sirine. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh orang nomor satu di Kota Angin itu.

Usai seremonial pembukaan, bupati beserta tamu undangan lantas menuju gedung command center yang berada di utara rumah dinas wabup. Di sana, bupati menunjukkan kinerja command center kepada para tamu undangan yang hadir. Misalnya, memantau CCTV di berbagai sudut Kota Angin. Serta cara kerja layanan darurat dari laporan masyarakat hingga tindak lanjut pemberian pelayanan oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

6  Jenis Layanan Darurat Command Center:

-        Darurat Kesehatan (PSC 119 Dinkes)

-        Kebakaran (Damkar Satpol PP)

-        Kebencanaan (BPBD)

-        Kerusakan PJU dan APILL (Dishub)

-        Permasalahan Sosial (Dinsos PPPA)

-        Kerusakan Jalan dan Jembatan (URCPJ PUPR)

Call Center Darurat: 081 131 181 001

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia