Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Gara-Gara Korsleting, Kios di Depan RSUD Pare Kediri Hangus

16 Desember 2019, 13: 37: 14 WIB | editor : Adi Nugroho

kebakaran

LAWAN API: Petugas memadamkan api yang membakar kios di depan RSUD Kabupaten Kediri, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Pare (15/12). (Rendi Mahendra – radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri — Kebakaran terjadi tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri di Desa Pelem, Kecamatan Pare. Bangunan kios di tepi Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, milik Maulana, warga Desa Gedangsewu, Pare, itu ludes dilahap si jago merah.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 12.07 WIB, Minggu (15/12). Penyebabnya diduga korsleting listrik. “Kalau dari puntung rokok harusnya bisa padam dengan APAR (alat pemadam api ringan),” ungkap Suprapto, komandan regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri.

Saat terjadi kebakaran, ada dua orang yang berada di sana. Mereka adalah Nanda, 19, penjaga kios asal Desa Palem, dan Ika, 37, pelanggan. Keduanya sempat berusaha memadamkan api. Namun, karena tidak kunjung padam, Nanda segera ke markas petugas memadamkan kebakaran (PMK). 

Jarak dari kios ke sana memang tidak terlalu jauh. Sekitar 500 meter. “Tadi yang jaga kios langsung lari ke tempat kami, Mas. Jaraknya tidak jauh, jadi kami langsung ke TKP (tempat kejadian perkara),” terang Suprapto.

Laporan Nanda langsung ditindaklanjuti. Tim pemadam bergegas ke lokasi. Begitu tiba, mereka langsung bekerja. PMK butuh waktu satu jam untuk memadamkan api yang melahap kios dengan luas 3x6 meter persegi tersebut.

Berkat bantuan warga sekitar, api bisa dipadamkan pukul 13.22 WIB. “Kami tiba di lokasi kejadian jam 12.17. Dibantu dengan warga sekitar api baru bisa dipadamkan pukul 13.22,” tambah Suprapto.

Tak ada korban jiwa. Kendati begitu, Nanda harus dilarikan ke RSUD Pare. Pasalnya, dia mengalami shock. “Anaknya lemas karena kaget,” terang Ika yang tinggal di Desa Palem, Pare.

Menurutnya, kios itu milik Maulana. Bangunan tersebut sudah berdiri sejak 25 tahun yang lalu. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp 15 juta. Sebab hampir semua isi di dalam kios ludes terbakar. Hanya tiga jeriken dan satu drum bensin di dekat pintu yang berhasil diselamatkan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia