Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Show Case

Program BERISI: ACT Duri Distribusikan Beras ke Pesantren di Kubu

15 Desember 2019, 12: 09: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

berisi beras

TERBANTU: Para santri Pondok Pesantren Dar Aswaja menerima beras dari ACT pada Kamis (5/12) lalu (ACT News)

Share this          

Satu ton beras didistribusikan kepada 475 santri yang tingal di Pondok Pesantren Dar Aswaja, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir. Pondok pesantren itu berdiri pada tahun 1987 silam.

ROKAN HILIR – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Duri kembali menyalurkan bantuan beras melalui program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI). Kali ini yang menjadi tujuan pendistribusian bantuan ialah Pondok Pesantren Dar Aswaja yang terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Akses ke lokasi tujuan cukup sulit untuk ditempuh. Memerlukan total 4 jam dari Kota Duri, tim juga harus berjibaku melewati kondisi jalan tanah kuning yang licin selama lebih dari 2 jam. Jalan tersebut adalah satu-satunya akses untuk sampai ke Kecamatan Kubu. Mobil besar yang tiap hari melewati daerah ini untuk mengangkut sawit membuat jalan rusak parah. Belum lagi jika hujan lebat, menambah rusaknya jalan.

Meskipun demikian, kondisi jalan yang rusak tidak membuat semangat tim ACT Duri surut untuk menyampaikan amanah para dermawan ke Pesantren Dar Aswaja. Pesantren yang berdiri dari tahun 1987 ini memiliki 475 santri putra dan putri.

“Alhamdulillah kita menyalurkan beras sebanyak 1 ton untuk pesantren Dar Aswaja ini. Semoga bantuan ini bisa menopang kehidupan santri di pesantren dan menambah semangat mereka dalam menimba ilmu,” harap Andika dari Tim ACT Duri pada Kamis (5/12) lalu.

Ciri khas Pesantren Dar Aswaja adalah bangunan asramanya yang seperti perumahan susun. Kiai Abdussalam selaku Pimpinan Pondok Pesantren Dar Aswaja mengatakan bahwa ciri khas bangunan asrama ini sengaja dipertahankan untuk mengingatkan kepada santri ketika sukses nanti mereka pernah tinggal dan hidup mandiri di asrama ini. Pesantren Dar Aswaja menjadi prioritas mengingat ia menjadi lembaga pendidikan tertua di Kecamatan Kubu.

“Pesantren Dar Aswaja ini menjadi prioritas kita karena merupakan pesantren tertua di daerah ini. Tetapi kondisi bangunan asrama, air bersih, fasilitas belajar hingga musalanya masih jauh dari harapan. Kita ingin penerima bantuan beras ini tepat sasaran, sehingga nantinya bantuan ini menjadi pemicu semangat untuk santri yang menimba ilmu dan masyarakat untuk berlomba-lomba membantu membangun pesantren ini menjadi lebih baik lagi,” terang Dika.

Kiai Abdussalam selaku pimpinan pondok pesantren Dar Aswaja Rokan Hilir sangat berterima kasih atas bantuan beras yang diberikan. Tak lupa ia mendoakan ACT Duri dan para dermawan yang sudah membantu semoga selalu dilimpahkan kesehatan dan keberkahan dari Tuhan.

“Semoga Tim ACT Duri dan para dermawan yang sudah membantu, selalu dilimpahkan kesehatan, keberkahan, dan rahmat dari Allah. Kami berharap juga bisa mendapatkan bantuan pembangunan asrama karena beberapa waktu yang lalu puluhan lebih bangunan asrama habis terbakar, belum lagi air bersih yang sangat sulit disini. Dengan kunjungan dan bantuan ACT Duri kesini kami berharap selain tidak hanya menyaksikan langsung kondisi pesantren ini tetapi juga menyampaikan ini kepada donatur sehingga terketuk hatinya untuk membantu pesantren kami ini,” harap Kiai Abdussalam.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia