Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Info CPNS Kediri: Masa Sanggah Tiga Hari Mulai Jumat

11 Desember 2019, 13: 26: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

CPNS di Kediri

CPNS di Kediri (radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tidak memenuhi syarat (TMS) masih berpeluang untuk lolos. Pasalnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan masa sanggah selama tiga hari untuk mereka.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri Un Achmadi Nurdin mengatakan, berdasarkan draf petunjuk teknis (juknis), masa sanggah dibuka selama tiga hari. Yakni mulai 13-15 Desember 2019.

Saat ini, draf tersebut tengah diajukan BKN ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) untuk ditandatangani. “Itu hasil rapat kami di Jakarta, Senin kemarin (11/12),” kata Un kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dengan kesempatan di masa sanggah, pelamar yang TMS berpeluang menjadi memenuhi syarat (MS). Asalkan penetapan saat TMS memang ada kesalahan penelitian berkas dari panitia.

Setelah masa sanggah, Un mengungkapkan, instansi diberikan waktu untuk memberikan jawaban. Waktunya selama tujuh hari. Jadwalnya dimulai pada 16 – 22 Desember. “Dari jawaban itu diketahui apakah ada perubahan atau tidak,” terang mantan Kabag Pemerintahan Kota Kediri ini.

Setelah itu, panitia akan mengumumkan hasil penelitian berkas setelah masa sanggah pada 23 Desember. Sebelumnya, pengumuman pertama disampaikan pada 13 Desember. “Kalau verifikasi terakhirnya dijadwalkan tanggal 12 (Desember),” ungkapnya.

Untuk diketahui, di Kota Kediri, dari 1.992 pelamar berkas CPNS yang diverifikasi, ada sekitar 500 berkas yang TMS. Itu berarti berkas yang MS mencapai 1.490 pelamar.

Un mengatakan, saat ini verifikasi berkas sudah dilakukan oleh tim supervisor. Sebelumnya, BKPPD memang melakukan penelitian berkas berlapis. Selesai di tim verifikator kemudian dilanjutkan supervisor. “Setiap hari terus diteliti berkasnya (oleh supervisor),” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya tidak ingin terburu-buru melakukan verifikasi berkas. Yang pasti, pada 12 Desember, semua berkas sudah rampung diverifikasi. “Kami ingin semuanya clear agar di masa sanggah lebih mudah,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia