Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Events

Disparporabud Pamerkan Aneka Budaya Nganjuk

Tampilkan Berbagai Kesenian kepada Masyarakat

11 Desember 2019, 09: 22: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

Budaya

ETNIK: Peserta carnival berlenggak-lenggok di catwalk. Start di gedung Wanita, total ada puluhan peserta dengan berbagai tema busana yang memeriahkan festival aneka budaya. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Nganjuk menyelenggarakan festival aneka budaya, Minggu (8/12) malam. Acara tersebut bertujuan memamerkan dan memperkenalkan aneka budaya asli Kota Angin.

Festival aneka budaya tersebut berlangsung di halaman Pendapa Pemkab Nganjuk. Acara yang berlangsung meriah itu dibuka oleh Sekda Agoes Soebagijo. Menurutnya, acara tersebut menjadi salah satu sarana edukasi bagi masyarakat. “Agar masayarakat tahu bahwa Nganjuk memiliki aneka budaya,” ujarnya membuka acara mewakili Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat.

Kepala Disparporabud Nganjuk Supiyanto menambahkan, tujuan acara tersebut adalah memfasilitasi para seniman dalam berkesenian. Terutama, yang telah menghasilkan karya seni. “Juga hiburan bagi masyarakat dan cara berkesenian yang baik,” ujar pria asal Gondang ini.

Budaya

LESTARIKAN BUDAYA: Kadisparporabud Supiyanto (kiri), mantan Bupati Nganjuk Sutrisno dan Sekda Agoes Soebagijo dalam penyerahan hadiah lomba hadrah, pewara bahasa Jawa, dan penulisan sejarah Nganjuk. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Untuk diketahui, festival aneka budaya berlangsung meriah. Ribuan pasang mata menyaksikan berbagai kebudayaan yang dibawakan oleh kurang lebih 350 seniman. Baik seniman dari tingkat sekolah maupun umum.

Di sela acara, berlangsung penyerahan hadiah dari berbagai lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya. Seperti festival hadrah, lomba pewara bahasa Jawa, dan lomba penulisan sejarah Nganjuk.

Adapun kebudayaan yang ditampilkan pada kesempatan itu di antaranya karawitan, penampilan lagu-lagu daerah, dan tari persembahan Maeswara Swatantra Anjuk Ladang. Ada pula lagu Nganjuk Nyawiji, Tari Timplong, Tari Woro Genjong dan penampilan duta wisata dan tim Nganjuk Bayu Carnival beserta Jaranan dan Reog Ponorogo.

Khusus penampilan Nganjuk Bayu Carnival, Jaranan dan Reog Ponorogo, berangkat dari halaman Gedung Wanita Nganjuk. Kemudian melintasi Jalan A. Yani, dan masuk di Jalan Basuki Rahmat.

Setibanya di depan tamu undangan, perwakilan Nganjuk Bayu Carnival menyerahkan piagam Rekor MURI yang baru saja mereka raih. Yakni atas rekor karnival budaya dengan tema flora dan fauna asal dari daerah terbanyak.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia