Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Waspadai Puting Beliung di Kediri

BPBD Lakukan Asesmen Korban Bencana

09 Desember 2019, 17: 23: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

puting beliung

GELAP: Mendung hitam menggelayut di langit Kediri pukul 16.15 WIB kemarin. Hujan deras disertai angin kencang masih mengancam wilayah Kediri dan sekitarnya. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan intensitas peringatan dini menghadapi bencana, terutama angin puting beliung, kepada masyarakat. Sebab, jenis bencana itu yang paling potensial terjadi saat pancaroba seperti saat ini. Selain banjir dan tanah longsor.

Kepala Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri Windoko menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal itu. Terutama setelah terjadi serangan puting beliung di wilayah Kecamatan Badas tiga hari lalu. Salah satunya adalah melakuka asesmen terhadap korban-korban bencana tersebut.

“Kemarin kami sudah asesmen atau hitung cepat, serta (melakukan) penilaian kerusakan dan kerugian. Termasuk pemberian bantuan sembako bagi korban terdampak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Yang tak kalah penting, lanjut Windoko, adalah edukasi pada warga. Yakni terkait antisipasi jika terjadi angin kencang. Windoko menyebut, saat terjadi bencana angin kencang, warga diimbau untuk berlindung pada bangunan yang kokoh. Tujuannya agar lebih aman ketika angin kencang menerjang.

“Segera menjauh dari lokasi kejadian jika memungkinkan. Karena puting beliung biasanya terjadi sangat cepat,” imbuhnya.

Tak hanya itu, peringatan juga diberikan pada warga yang berada di rumah semi permanen atau rumah kayu. Sebisa mungkin mereka keluar dari rumah ketika ada terjangan angin puting beliung. Kemudian segera mencari perlindungan di tempat lain. Karena dikhawatirkan bangunan atau rumah tersebut akan mudah roboh diterjang angin.

“Warga harus bersabar berlindung di tempat aman. Karena angin kencang biasanya terjadi 5-10 menit,” jelasnya.

Sebelum terjadi bencana ini, Windoko menyebut bahwa BPBD telah menyusun peta rawan bencana. Namun, untuk angin kencang ini, ia tak bisa memastikan daerah mana yang paling rawan. Sebab, bencana ini tak melihat topografi dan kondisi wilayah. Sehingga semua daerah di Kabupaten Kediri berpotensi menjadi tempat terjadinya angin kencang.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha Sakaira menyampaikan, BPBD telah melakukan kesiapsiagaan setiap hari dan setiap waktu. Ia menyebut, meski belum memasuki musim penghujan secara penuh, namun untuk kesiapsiagaan ini dinilai penting untuk antisipasi. Yaitu jika sewaktu-waktu ada bencana melanda di kawasan Kabupaten Kediri.

Dua minggu terakhir, hujan deras memang telah mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kediri. Bahkan beberapa di antaranya disertai angin kencang. Seperti yang terjadi di Kecamatan Purwoasri pekan lalu. Angin puting beliung sempat merobohkan pohon hingga merontokkan genting rumah warga. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Badas. Bahkan di tempat ini sampai menyebabkan seorang luka-luka.

“Kami imbau agar pohon-pohon besar beberapa rantingnya dikurangi. Kalau perlu ditebang. Ini untuk meminimalisasi bahaya ketika hujan disertai angin sewaktu-waktu datang,” pesannya.

Termasuk ranting dan dahan pohon yang berada di dekat rumah. Jika terkena angin kencang, bisa sangat membahayakan. Sehingga ia menyebut bahwa sepatutnya pohon itu dirapikan.

Lebih lanjut Randi mengingatkan bahwa keaktifan warga untuk melakukan mitigasi bencana terkait potensi bencana sangatlah penting. Utamanya saat menghadapi musim penghujan yang rawan bencana. Kepekaan warga sangat diperlukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Imbauan BNPB untuk Pra-Bencana

-                     Menyusun peta rawan bencana puting beliung

-                     Sosialisasi kepada masyarakat, baik tanda-tanda maupun cara berlindung

-                     Memangkas ranting pohoh besar dan menebang pohon yang sudah rapuh

-                     Selalu ikuti informasi prakiraan cuaca

-                     Jika tidak penting sekali, hindari bepergian apabila langit tampak awan gelap

dan menggantung

-                     Menyiapkan lokasi aman untuk mengungsi

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia