Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Show Case

Anggia Sosialisasi Empat Pilar Pancasila

09 Desember 2019, 13: 21: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

PEDULI: Anggia Erma saat menyerahkan bantuan susu dan biskuit ke ibu hamil dan menyusui.

PEDULI: Anggia Erma saat menyerahkan bantuan susu dan biskuit ke ibu hamil dan menyusui.

Share this          

 KABUPATEN, JP Radar Kediri -  Anggota DPR RI Dapil 6 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Anggia Erma Rini menggelar sosialisasi empat Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Sabtu pagi (7/12).

Mengundang pengurus Perempuan Bangsa dan Fatayat Kabupaten Kediri, acara berlangsung di Aula

DPC PKB Kabupaten Kediri atau Graha Gus Dur berada di Jalan Pamenang Ngasem Kabupaten Kediri.

Sosialisasi empat pilar ini menghadirkan tiga narasumber yaitu KBO Intel Polres Kediri Iptu Karyani, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Kediri Mudhofir dan Anggota DPR RI Dapil 6 dari PKB Anggia Erma Rini. 

 "Semoga dengan kehadiran Ibu Anggia bisa eksis dan bangkit kembali PB Kabupaten Kediri. Sebentar lagi, akan ada perhelatan Pemilihan Bupati Kediri 2020, mudah-mudahan calon dari PKB bisa menang,” ucap Ketua Dewan Pengurus Cabang Perempuan Bangsa (DPC-PB) Kabupaten Kediri Atiqoh.

 Anggota  DPR RI Dapil 6 dari PKB Anggia Erma Rini menyampaikan terkait sosialisasi 4 pilar kebangsaan saya sebagai anggota MPR diwajibkan untuk menyosialisasikan tentang proses ideologisasi kepada perempuan bangsa baik di tingkat kecamatan. Mereka nantinya setelah mendapatkan sosialisasi di sini akan bertemu dengan masyarakat lebih luas lagi untuk menanamkan ideologi bagi komunitas. 

 "Karena ke depan tantangan bagaimana kita bisa meningkatkan kapasitas memperkaya narasi dan argumen, sehingga mampu untuk diterima dan masuk menjadi bagian karakter bagi bangsa ini, oleh karena itu akan terus-menerus untuk menyosialisasikannya," beber Anggi. 

 Disinggung terkait beredarnya soal ujian penilaian akhir semester di tingkat madrasah aliyah yang tercantum khilafah. Anggi menyayangkan kejadian itu bisa kok bisa terjadi, ujiannya itu notabene dari kemenag lagi. 

Kemenag harusnya menjadi entry point menjadi pilar dan ujung tombak untuk pemberantasan radikalisme. Kalau muncul soal ujian terkait khilafah ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai empat pilar. "Kasus ini yang harus dibongkar, bagaimana soal ujian ini bisa muncul ini pelanggaran besar dan harus cepat diambil tindakan," tegas Anggi. 

Ditanya terkait Pilbup Kediri 2020 mendatang untuk PKB kebetulan Saya sebagai Sekretaris Pilkada di DPP PKB. “Terkait siapa calon yang maju di Pibup Kediri 2020 mendatang, sedang digodok nanti calonnya dari Kediri atau dari pusat,” ungkapnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Maria Ulfa, Pengurus PKB Anggota Fatayat dan juga DPRD Kab Kediri. Untuk diketahui, dalam kesempatan ini juga secara simbolis, Anggia menyerahkan bantuan susu dan biskuit untuk ibu hamil dan ibu menyusui yang dibagikan semua PAC Perempuan Bangsa di Kabupaten Kediri.

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia