Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Rawan Angin Kencang di Pancaroba

03 Desember 2019, 14: 16: 48 WIB | editor : Adi Nugroho

ilustrasi: suarasurabaya.net

ilustrasi: suarasurabaya.net

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Musim penghujan masih sulit diprediksi, persiapan kesiapsiagaan bencana telah dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.

Salah satunya kesiapsiagaan dalam hal mitigasi bencana. BPBD mengimbau agar masyarakat lebih waspada jika hujan deras datang sewaktu-waktu. “Tentunya untuk kesiapsiagaan kita lakukan setiap hari dan setiap waktu,” kata Randy usai apel kesiapsiagaan bencana kemarin pagi.

Ia menyebut, meski belum memasuki musim penghujan secara penuh. Namun untuk kesiapsiagaan ini dinilai penting untuk antisipasi jika sewaktu-waktu ada bencana melanda di kawasan Kabupaten Kediri. “Di mana ancamannya yakni banjir, longsor, dan juga angin kencang yang menjadi ancaman di Kabupaten Kediri saat musim penghujan,” urainya.

Sehingga sewaktu-waktu apabila dibutuhkan jika ada bencana maka BPBD sudah siap untuk melaksanakan penanganan khususnya penanganan tanggap darurat.

Terkait awal musim penghujan yang sempat membuat beberapa wilayah di Kabupaten Kediri terdampak angin kencang. Randy mengimbau masyarakat dan melakukan langkah-langkah menghadapi potensi bencana di musim hujan nanti.

Dua minggu terakhir, hujan deras memang telah mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kediri. Bahkan beberapa di antaranya disertai angin kencang, seperti yang terjadi di Kecamatan Purwoasri pekan lalu. Angin puting beliung sempat merobohkan pohon hingga merontokkan genting rumah warga.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha Sakaira menyampaikan bahwa semua wilayah di Kabupaten Kediri berpotensi mengalami hal seperti itu. Sehingga langkah-langkah dan kepekaan warga pun dibutuhkan dalam hal ini.

“Untuk angin kencang semua wilayah berpotensi, karena angin kencang tidak terpengaruh oleh kondisi topografi,” kata Randy kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Tentu, Randy menegaskan bahwa memasuki awal musim penghujan seperti ini agar masyarakat mewaspadai ancaman bencana. Selain puting beliung dan angin kencang, longsor dan banjir juga perlu diwaspadai.

“Kami imbau agar pohon-pohon besar beberapa rantingnya dikurangi kalau perlu ditebang. Ini untuk meminimalisasi bahaya ketika hujan disertai angin jika sewaktu-waktu datang,” pesannya.

Termasuk ranting dan dahan pohon yang berada di dekat rumah. Jika terkena angin kencang, itu sangat membahayakan, sehingga ia menyebut bahwa sepatutnya pohon itu untuk bisa dirapikan.

Selama ini, dari pendataan BPBD Kabupaten Kediri, ada beberapa titik yang rawan bencana. Di antaranya beberapa ancaman pascahujan seperti bencana tanah longsor. Ada zona merah atau rawan seperti wilayah Kecamatan Kandangan, Mojo, hingga Ngancar.

Tiga kecamatan tersebut sebagian wilayahnya berada di lereng pegunungan, sehingga cukup rawan terjadi longsor. “Warga yang tinggal di daerah tersebut agar lebih berhati-hati,” pesannya.

Lebih lanjut Randi mengingatkan bahwa keaktifan warga untuk melakukan mitigasi bencana terkait potensi bencana di sekitar sangatlah penting. Utamanya saat menghadapi musim penghujan yang rawan bencana nanti. Kepekaan warga pun sangat diharapkan untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia