Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Pemadaman Butuh Waktu Delapan Jam

02 Desember 2019, 16: 22: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

Api

MEDAN BERAT: Tim PMK Nganjuk menjinakkan api di TPA Bendil hingga dini hari. (PMK Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

BERBEK, JP Radar Nganjuk-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Bendil, Berbek, dilalap api Sabtu (30/11) malam lalu. Amukan si jago merah di tumpukan sampah itu sempat merepotkan Petugas Memadamkan Kebakaran (PMK) Nganjuk. Sebab, mereka harus berjibaku dengan api selama delapan jam sebelum akhirnya bisa ditaklukkan.

Kasatpol PP Nganjuk Abdul Wakid mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00. Kebakaran diduga kuat berasal dari api hasil pembakaran yang dilakukan warga di dekat lokasi. “Diduga ada yang bakar-bakar sampah di sekitar lokasi,” ujarnya.

Entah karena tidak tidak ditunggu atau terkena angin, api merambat ke tumpukan sampah di TPA tersebut. Tak ayal, berbagai jenis bahan yang mudah terbakar itu langsung dilalap si jago merah.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, tumpukan sampah di sana mayoritas berbahan plastik. Mulai dari plastik kemasan hingga barang-barang bekas lainnya. Tak hanya itu, tumpukan sampah di sana juga relatif kering sehingga semakin mudah terbakar.

Begitu mendapat kabar kebakaran sekitar pukul 16.10, tim PMK langsung meluncur dan tiba di lokasi pukul 16.25. Awalnya, hanya satu unit armada PMK Nganjuk yang ada di lokasi. Namun, setelah melihat kondisi, satu unit datang lagi menyusul. “Akhirnya kami mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk menjinakkan api di sana,” lanjut Wakid.

Dua unit mobil PMK Nganjuk langsung beraksi. Memadamkan api di beberapa titik yang ada di sana. Sayangnya, karena lokasi yang luas dan titik api ada banyak, pemadaman memakan waktu yang panjang. Bahkan, satu unit mobil suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Nganjuk turut diturunkan.

Faktor air diakui Wakid membuat pemadaman berjalan lama. Pasalnya, pihak PMK Nganjuk harus bolak-balik mengisi ulang air untuk pemadaman. Setidaknya, tiga unit mobil harus bolak-balik mengisi air hingga enam kali. “Akhirnya api di semua titik dapat dipadamkan sekitar pukul 23.00,” papar Wakid.

Setelah api padam, tim PMK harus melakukan pembasahan. Sekitar pukul 03.00 mereka baru meninggalkan lokasi. Ini setelah petugas memastikan tidak ada lagi bara dalam tumpukan sampah.

Untuk diketahui, selain di TPA Bendil, kebakaran kemarin juga terjadi di rumpun bambu di Desa Sonobekel, Tanjunganom. Tiba sekitar pukul 12.30, tim PMK berhasil menjinakkan api selang satu jam kemudian. “Penyebab kebakaran hampir sama. Warga membakar sampah dan tidak ditunggui hingga menjalar ke rumpun bambu,” beber Wakid tentang penyebab kebakaran di sana.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia