Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Isap Sabu, 3 Pemuda Dituntut JPU 15 Bulan

30 November 2019, 15: 27: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

ILUSTRASI

ILUSTRASI

Share this          

Kabupaten Kediri, Pesta sabu-sabu (SS), tiga warga Kecamatan Ngancar harus menghadapi tuntutan hukum. Mereka adalah Ucik Arena Efendi, 33; Imam Rohani, 37; dan Sukoco, 36. Jaksa penuntut umum (JPU) Tomy Marwanto menuntut mereka 15 bulan atau 1 tahun 3 bulan penjara.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyalahgunakan narkotika golongan satu,” terangnya dalam persidangan, Kamis (28/11).

Menurut Tomy, perbuatan Ucik, Imam, dan Sukoco melanggar pasal 127 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Dalam pembacaan tuntutannya di ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, JPU juga membacakan pertimbangan hukumnya.

Hal yang memberatkan, perbuatan tiga terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan peredaran obat-obat terlarang. Sementara yang meringankan, Ucik, Imam, dan Sucoko bersikap sopan selama persidangan. “Terdakwa belum pernah dihukum dan menyesali perbuatannya,” imbuh Tomy.

Setelah JPU membacakan tuntutan, ketua majelis hakim Guntur Pambudi memberi kesempatan terdakwa untuk menanggapi. Secara bergantian, ketiganya mengatakan menerima tuntutan itu.

Untuk diketahui, kasus ini terjadi 28 Juli 2019. Saat itu Ucik dan Sukoco urunan membeli sabu. Satu orang membayar Rp 1,2 juta. Setelah uang terkumpul Rp 2,4 juta, Ucik memesan dari Bro (masih DPO atau buron). Sekitar pukul 22.00, Ucik dan Sukoco mendatangi makam di Desa Bedali, Ngancar.

Di sana SS itu diletakkan. Setiap orang mendapatkan satu klip plastik. Selanjutnya pada 29 Juli Sukoco mengisap sabu tersebut dengan alat isap botol bekas. Di pipa kaca kecil yang berisi sabu kemudian dibakar.

Disaat bersamaan, tepatnya di rumah Ucik juga sedang mengisap serbuk kristal tersebut. Kemudian pada 30 Juli, Imam datang kerumah Sukoco dan isap SS bersama.Sebelum penangkapan ketiganya, semula petugas mendapatkan informasi dari masyarakat.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia