Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Kejari Tunggu Penetapan Sidang Kasus Damin

26 November 2019, 12: 09: 21 WIB | editor : Adi Nugroho

Kasus

(Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kasus pembunuhan Damin, oleh keponakannya sendiri, siap disidangkan. Ini setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menyerahkan berkas kasus dengan tersangka Supar, 48, itu ke Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Nganjuk Roy Ardiyan Nur Cahya mengatakan, pihaknya telah melimpahkan berkas pembunuhan Damin ke PN Nganjuk, minggu lalu. "Sudah kami limpahkan ke pengadilan Kamis (21/11) kemarin," ujar Roy kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin.

Lebih lanjut, Roy mengatakan, saat ini kejari tinggal menunggu proses yang berjalan di PN Nganjuk. Yakni, terkait penetapan kapan akan dilakukan siding kasus tersebut. "Tinggal menunggu penetepan dari hakim kapan sidangnya," imbuh pria kelahiran Ngronggot tersebut.

Dikatakan Roy, penetapan sidang biasanya keluar sekitar seminggu setelah berkas dilimpahkan. Dengan demikian, penetapan sidang diperkirakan akan diketahui pada Kamis (28/11) lusa. Bahkan, tak menutup kemungkinan penetapan sidang akan keluar lebih cepat.

"Biasanya, sidang akan dilaksanakan dua minggu setelah penetapan keluar," tutur Roy.

Sebelumnya, dalam penelitian berkas perkara, Roy menyebut tidak menemukan kendala yang berarti. Pasalnya, dalam kasus pembunuhan tersebut ada saksi yang melihat langsung kejadian. Ditambah, Supar langsung menyerahkan diri ke pihak berwajib usai membacok Damin.

Seperti yang diberitakan, Supar dengan keji membunuh dengan membacok kepala belakang Damin. Padahal keduanya masih terhitung sebagai keluarga. Hubungan keduanya adalah keponakan dan paman. Kasus pembunuhan itu awalnya dilatarbelakangi utang piutang. Supar yang memiliki utang Rp 23 juta diminta mengembalikan Rp 200 juta oleh Damin.

Dalam pemeriksaan, diketahui jika Supar membacok Damin sebanyak empat kali. Tetapi, hanya tiga bacokan yang bisa mengenai. Sebab, di bacokan pertama Damin berhasil menghindar.

Akibat bacokan tersebut, Damin mengalami luka berat di leher, kepala dan kaki. Hasil otopsi menyebutkan, tulang belakang leher Damin patah dan urat pernapasannya putus.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia