Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Events

Germas Award 2019: Juri Sudah Pilih Enam Besar

24 November 2019, 12: 28: 29 WIB | editor : Adi Nugroho

germas award 2019

BERUNDING: Tim juri Germas Award 2019 menentukan yang masuk enam besar, kemarin. (Anwar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Germas Award 2019 Kota Kediri memasuki tahap penilain akhir. Kemarin, tim juri sudah menentukan yang masuk enam besar di masing-masing kategori. Selanjutnya, pemenang akan diumumkan di puncak acara yang digelar pada 5 Desember nanti.

Tim juri yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Jawa Pos Radar Kediri, dan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Strada Kediri memfokuskan pada tiga sasaran utama gerakan masyarakat hidup sehat (germas). Yakni aktivitas fisik, makan buah dan sayur, serta pemeriksaan kesehatan rutin. “Unsur-unsur pendukung lain juga tetap kami pertimbangkan,” kata Ketua Tim Juri Germas Rully Prasetyo.

Setelah melakukan verifikasi lapangan selama dua minggu, tim juri sudah mengantongi beberapa instansi yang layak menjadi enam besar. Untuk diketahui, ada empat kategori dalam Germas Award 2019 ini. Yakni, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN/BUMD, perusahaan swasta, dan kelurahan.

Rully mengungkapkan, tidak mudah bagi juri untuk menentukan enam besar di setiap kategori. Pasalnya, setiap instansi memiliki program unggulan dalam mengampanyekan Germas di lingkungan mereka. “Semua programnya bagus-bagus. Tapi kami harus pilih enam di setiap kategori,” katanya.

Misalnya ada instansi yang rutin menggelar olahraga setiap pekan. Selain itu, ada pula yang memperhatikan kebersihan di lingkungan mereka. Larangan merokok di ruangan juga sudah diterapkan di semua kantor. Terakhir, secara berkala, beberapa instansi melakukan pemeriksaan kesehatan untuk pegawai atau karyawannya.

Namun, selain program rutin yang sudah dijalankan, kata Rully, tim juri juga mempertimbangkan tiga hal. Yakni inovasi, kebermanfaatan, dan keberlanjutan program. Dari aspek tersebut, akan terlihat perbedaan antara program Germas instansi satu dengan yang lain.

Dari sisi inovasi, misalnya. Rully mengatakan, program Germas harus lebih berbeda. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh pegawai maupun masyarakat di sekitarnya. Kemudian, program tidak hanya berjalan sebulan atau setahun saja. “Kalau bisa ada keberlanjutannya selama bertahun-tahun,” katanya.

Yang pasti, semua instansi sudah menunjukkan program terbaik mereka. Harapannya, setelah Germas Award tahun ini, mereka punya banyak ide untuk membuat program lanjutan. “Yang sudah baik tetap dipertahankan,” ungkap Rully.

Sementara bagi instansi yang belum masuk dalam tahap penjurian lapangan harus semakin bersemangat mengampenyakan hidup sehat. Siapa tahu, setelah mengikuti Germas Award, program kesehatan lebih diprioritaskan. Di awal, barangkali mereka bisa meniru program instansi lain. Selanjutnya, mereka bisa mengembangkan program  Germas menjadi lebih inovatif.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia