Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Persik 0 vs 0 Martapura FC

Persik Kediri Tinggal Selangkah ke Liga 1

19 November 2019, 18: 26: 33 WIB | editor : Adi Nugroho

persik vs martapura fc

SPRINT: Pemain Persik Eka Sama Adi (kanan) adu sprint dengan pemain belakang Martapura FC dalam pertandingan yang berakhir tanpa gol kemarin. (Media Officer Persik for radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri akhirnya melaju ke semifinal Liga 2 Indonesia. Meskipun hanya bermain imbang dengan skor kacamata, skuad Macan Putih berhak mengisi satu slot di semifinal. Sebab, di pertandingan lain di Grup B, Persita mampu menundukkan PSMS Medan dengan skor 2-1. Artinya, Persita dan Persik yang mewakili grup ini di semifinal.

Di babak empat besar itu, Persik sudah ditunggu lawan kuat. Yaitu Persiraja Banda Aceh yang muncul sebagai jawara grup A. Sedangkan Persita menghadapi Sriwijaya FC. Partai semifinal itu rencananya akan berlangsung di Stadion Dipta, Giaynar, Bali.

Keberhasilan melaju ke semifinal sekaligus kian mendekatkan skuad Macan Putih menuju pintu Liga 1. Dari empat semifinalis, tiga tim akan melaju ke Liga 1 musim depan.

Di pertandingan kemarin, Persik memang cukup meraih hasil seri untuk mengamankan dua kaki di empat besar. Karenanya, sejak awal, pertandingan berjalan sangat monoton. Bola lebih banyak bergulir di tengah lapangan. Martapura yang sebenarnya bermain tanpa beban, juga tidak memiliki banyak variasi serangan.

Meski menguasai pertandingan, tidak banyak peluang yang diciptakan Persik. Selain berputar di belakang dan tengah, serangan juga sering digagalkan di sepertiga area pertahanan Martapura. Laga semakin membosankan, ketika di pertandingan lain, Persita sudah unggul atas PSMS.

Pelatih Persik Budiardjo mengakui timnya bermain sangat hati-hati. Pasalnya, mereka hanya butuh memetik satu poin. Karena itu, permainan Persik kemarin jauh berbeda dengan pertandingan pertama dan kedua. “Kami tadi (kemarin, Red) sangat berhati-hati,” kilahnya.

Walaupun bermain hati-hati, Budi tetap melihat permainan dari Martapura FC. Selama mereka tidak melakukan ancaman yang berarti, pola yang diterapkan di lapangan tidak berubah sama sekali. “Kami sangat mensyukuri hasilnya. Kami lolos ke semifinal,” ungkap pria asal Makassar ini.

Di luar hasil kemarin, Budi mengaku, akan mengevaluasi skuadnya. Terutama yang masih lemah adalah penyelesaian akhir. Sepeninggal Septian Satria Bagaskara yang menepi karena cedera, lini depan Persik di babak 8 besar memang tumpul. Dari tiga laga, mereka hanya menceploskan dua gol. “Kami evaluasi finishing. Sangat tidak bagus,” tandas pria yang pernah bermain di PSIS Semarang ini.

Di semifinal, Budi mengatakan, semua tim kuat. Tidak ada tim yang lebih lebih lemah. Karena itu, Persik akan mempersiapkan babak tersebut dengan sebaik-baiknya. “Insya Allah kami bisa lolos ke Liga 1,” kata Budi optimistis.

Hasil kemarin sekaligus menetapkan Persik menempati runner up grup B dengan 5 poin. Didapat dari dua kali seri dan sekali menang. Satu-satunya kemenangan mereka dapat dengan menumbangkan Persita Tangerang.

Sedangkan yang jadi juara grup B adalah Persita. Poin mereka enam. Buah dari dua kali menang dan sekali kalah.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia