Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Nekat Pesta Miras di Pinggir Jalan Pesantren

Satpol PP Amankan Enam Pemuda

18 November 2019, 18: 54: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

minuman keras

BUBARKAN: Petugas Satpol PP Kota Kediri saat membubarkan para pemuda yang sedang minum minuman keras di Jalan Kapten Tendean, Kediri, Sabtu malam (16/11). (SATPOL PP KOTA KEDIRI for radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri - Satpol PP Kota Kediri kembali membubarkan pesta minuman keras (miras) lagi malam minggu (16/11).  Tidak di dalam warkop, melainkan di tepi jalan.

Para pemuda ini dibubarkan saat sedang lesehan di pinggir Jalan Kapten Tendean, Pakunden, Kecamatan Pesantren. Kasus ini berawal dari aduan masyarakat sekitar tentang adanya segerombolan pemuda yang diduga dalam pengaruh alkohol di pinggir jalan.

“Petugas langsung mendatangi lokasi yang disebutkan,” ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid.

Ketika didatangi petugas sekitar pukul 21.30 WIB, enam orang pemuda yang sedang bersantai itu panik. Beralaskan karpet, para pemuda itu tidak sempat kabur ketika petugas sudah mendekati mereka.

Benar saja, saat didatangi petugas, dari tangan para pemuda tersebut, petugas melihat ada botol air mineral yang ternyata setelah dicek berisi miras arjo. Ketika ditanya asal miras itu, mereka hanya terdiam. "Oleh anggota dibawa terlebih dahulu ke Kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan," imbuh Nur Khamid.

Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, para pemuda ini diminta untuk menghubungi orangtua mereka. Diketahui para pemuda ini datang dari Kabupaten Kediri, dan mengaku sedang bersantai menikmati malam minggu.

Nur Khamid menambahkan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh pemuda tersebut berpotensi mengganggu trantibum. Karena para pemuda ini terbukti sedang menenggak minuman keras di pinggir jalan, atau di fasilitas umum.

"Akan kami tindaklanjuti terkait peredaran miras ilegal di Kota Kediri yang masih dijumpai ini agar menekan peredaran, dan potensi gangguan trantibum juga," imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa kini masyarakat sekitar Kota Kediri sudah semakin peduli tentang adanya potensi yang mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di kotanya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia