Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Eks Kepala Desa Tewas Tersengat Setrum Ikan

18 November 2019, 17: 48: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

Cari Ikan Tewas

Cari Ikan Tewas (radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Nahas menimpa Mochammad Tohar, 45, warga Desa Mojokerep, Kecamatan Plemahan. Mantan kepala desa (kades) ini ditemukan meninggal di pinggir Sungai Batan, Desa Jantok, Kecamatan Purwoasri. Dia diduga tersengat aliran listrik dari peralatan setrum untuk mencari ikan.

          Tak hanya Tohar, kejadian serupa juga menimpa Muklison, 38, warga Mojokerep. Mereka memang mencari ikan bersama. Hanya saja, nyawa Muklison masih terselamatkan. Kedua pria ini ditolong beberapa pemancing ikan di sungai tersebut. Hingga kemarin, Muklison masih dirawat di RS HVA, Tulungrejo, Pare.

”Tadi pagi (kemarin, Red) kejadiannya. Kedua korban juga sempat tersetrum. Namun Tohar langsung meninggal di TKP (tempat kejadian perkara),” ungkap anggota SPKT Polsek Purwoasri yang enggan disebut namanya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, peristiwa itu terjadi sekitar 06.45 WIB. Saat itu, Tohar ditemani Muklison hendak mencari ikan di Sungai Batan. Mereka menggunakan perlengkapan setrum untuk menangkap ikan.

Muklison membawa perlengkapan berdaya listrik yang dipanggul di punggungnya dan batang beraliran setrum. Sedangkan Tohar membawa jaring tempat ikan. Tiba di lokasi, keduanya hendak turun ke sungai. Namun, ketika menuruni plengsengan tanggul tiba-tiba Tohar terpeleset.

Celakanya, saat terjatuh tanpa sengaja tubuhnya terkena alat setrum yang dibawa Muklison. Mengetahui rekannya tersengat listrik, Muklison berupaya menarik alatnya yang menyetrum. Tetapi tak segera bisa karena merasa berat.

Justru dirinya sendiri ikut tersetrum. Di saat kritis, Muklison berteriak meminta tolong pada sejumlah warga yang sedang memancing di sungai tersebut. Beberapa orang kemudian dapat memutus aliran setrumnya. Ketika itu, kondisi Tohar sudah terbujur kaku. Namun Muklison belum mengetahui bahwa rekannya tersebut sudah meninggal.

Dia mengetahui Tohar sudah meninggal setelah tim identifikasi dari Polres Kediri memeriksa korban dan melakukan olah TKP. ”Saat itu, kondisi Mukhlison juga lemas karena tersetrum saat menolong Tohar,” ungkap anggota Polsek Purwoasri ini.

Ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kediri, Kapolsek Purwoasri AKP Ponco Seputro membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat dilakukan identifikasi, Tohar diketahui meninggal karena terkena setrum listrik.

”Saat itu keduanya hendak mencari ikan. Namun karena lokasi dekat dengan korban akhirnya korban tersengat listrik,” terangnya.

Di lokasi kejadian, menurut Ponco, keduanya tidak sendirian. Di sungai itu sedang banyak para pemancing ikan. ”Korban memang sering memancing di sini (Sungai Batan),” imbuhnya.  

          Terpisah, Bandiyah, 53, warga Dusun Mojokerep, mengatakan, saat tersetrum di aliran sungai, kondisi Mukhlison sangat lemas. ”Alhamdulillah masih selamat. Beberapa warga langsung membawanya ke RS HVA Pare,” ujarnya kepada koran ini.

Sebelum berangkat mencari ikan, Bandiyah mengungkapkan, Tohar sempat diingatkan oleh putrinya agar tidak mencari ikan. Namun, karena masih pagi, Tohar mengatakan ingin sekalian berolahraga. ”Memang Pak Tohar sering mancing. Bahkan, bisa dikatakan hobi,” ungkap perempuan yang juga tetangga korban.

Di mata Bandiyah, Tohar dikenal sebagai pria yang sering memberikan ikan hasil pancingannya ke warga. Bahkan, dalam satu minggu, Tohar selalu menyempatkan untuk memancing.

”Beliau (Tohar, Red) memang orangnya pekerja keras. Setelah tidak menjabat kades, beliau juga masih bekerja sebagai sinder di salah satu pabrik gula di Kota Kediri,” pungkasnya.  

Nahas Cari Ikan di Sungai Batan

-         Sekitar 06.45 WIB, Tohar dan Muklison hendak menyetrum ikan di Sungai Batan

-         Muklison membawa perlengkapan setrum, Tohar bawa jaring tempat ikan

-         Saat menuruni plengsengan tanggul sungai, Tohar terpeleset

-         Tubuhnya terkena alat setrum sehingga tersengat listrik

-         Muklison berupaya menarik alatnya yang menyetrum, justru ikut tersengat

-         Tohar meninggal, Muklison masih dirawat di RS

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia