Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Persedikab Kediri Hadapi Hadangan PS Kota Pahlawan

Hasil Drawing Regional Jawa Ditetapkan

16 November 2019, 10: 23: 04 WIB | editor : Adi Nugroho

persedikab vs kota pahlawan

TERKEPUNG: Persedikab saat melawan Perspa Pacitan pada laga 16 besar PSSI Jatim pekan lalu di Stadion Joko Samudro, Gresik. Saat ini dilakukan persiapan memasuki putaran pertama. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Persedikab sepertinya harus bekerja keras dalam kompetisi lanjutan Liga 3 yang saat ini memasuki babak regional Jawa. Dari hasil drawing, tim berjuluk Bledug Kelud ini wajib menjalani sejumlah laga jika ingin lolos ke putaran nasional. Di putaran ini, Persedikab mengawalinya dengan bertemu PS Kota Pahlawan Surabaya pada 19 November nanti.

Di babak ini, sistem pertandingan adalah home away. Di leg pertama Persedikab akan berkunjung ke Stadion Jenggolo, Sidoarjo sebagai kandang PS Kota Pahlawan. Sementara untuk leg kedua Persedikab akan menjadi tuan rumah pada 24 November mendatang. “Jika menang, maka akan lanjut bertemu Persiku Kudus,” kata Media Officer Andhika Dimas Pramayuga.

Persiku Kudus memang diuntungkan karena mendapat drawing bye. Artinya, tim asal Jawa Tengah tersebut secara otomatis lolos ke putaran kedua tanpa melalui pertandingan awal.

Tinggal menunggu saja, apakah bertemu Persedikab atau PS Kota Pahlawan. Yang jelas kesempatan untuk persiapan lebih lama menjadi keunggulan tim berjuluk Macan Muri tersebut.

Persiku Kudus sendiri merupakan jawara Liga 3 PSSI Jateng. Tentu saja menjadi tim yang diunggulkan dari provinsi tersebut. Sementara di sisi lain, untuk PS Kota Pahlawan merupakan peringkat 3 grup L Liga 3 PSSI Jatim.

Meski demikian, Pelatih Persedikab Muslim Habibi tak mau anak asuhnya terlena menghadapi tim di putaran pertama babak ini. Ia menegaskan akan tetap fokus untuk meningkatkan performa tim dalam waktu yang bisa dibilang cukup singkat ini. “Saya perbanyak latihan ke finishing dan bagaimana transisi dari bertahan ke menyerang,” kata Habibi kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Untuk pemain, Habibi menegaskan tak akan mengubah formasi dari Liga 3 PSSI Jatim yang lalu. Termasuk penambahan atau pengurangan pemain yang saat ini berjumlah 25 orang.

Untuk diketahui, di babak regional Jawa ini diikuti 35 tim. Tiga tim berasal dari Banten, empat tim dari DKI Jakarta, delapan tim dari Jawa Barat. Sementara untuk Jawa Tengah ada jatah enam tim. Ditambah dua tim dari Daerah Istimewa Jogjakarta. Terakhir untuk Jawa Timur mendapat jatah paling banyak yakni 12 tim.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia