Kamis, 23 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Persita Tangerang 0 vs 1 Persik Kediri

Gol Semata Wayang Edo Amankan 3 Poin Persik Kediri

15 November 2019, 17: 52: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

persik vs persita

LEGA: Para pemain Persik melakukan sujud syukur usai menumbangkan Persita dalam babak 8 besar Liga 2 di Stadion Jakabaring, Palembang, tadi malam. Mereka butuh hasil imbang untuk lolos semifinal. (Media Officer Persik for radarkediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik Kediri menjaga peluang melaju ke semifinal Liga 2 Indonesia. Tadi malam, di laga kedua babak 8 besar, skuad Macan Putih sukses menumbang Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Kini, Faris Aditama dkk tinggal membutuhkan minimal hasil seri di pertandingan terakhir melawan Martapura FC.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, Persik kini menempati posisi kedua di bawah PSMS Medan di klasemen sementara Grup B. Meski sama-sama mendulang 4 poin, Ayam Kinantan –julukan PSMS- unggul agregat gol. Di pertandingan sore, mereka mengalahkan  Martapura FC, 2-1.

Menghadapi Martapura FC nati peluang terbesar lolos ke semifinal didapat Persik. Pasalnya, untuk sekadar lolos, mereka hanya butuh hasil imbang. Sementara PSMS yang berjumpa Persita harus saling mengalahkan. Jika draw, PSMS yang berhak mendapatkan satu tiket.

Kemenangan Persik kemarin diperoleh dengan susah payah. Gol semata wayang tersebut baru tercipta di menit ke-83. Edo Febriyansah menjadi pahlawan setelah tendangan bebasnya di sisi kanan gagal ditepis kiper Yogi Triyana.

Sebelum eksekusi dengan tendangan kaki kiri tersebut, gelandang Persita Gigis melakukan pelanggaran terhadap Ibrahim Sanjaya. Wasit Ginanjar Rahman dari Jawa Barat (Jabar) pun  memberikan kartu kuning.

Pelatih Persik Kediri Budiardjo Thalib mengaku, pertandingan berlangsung sangat menarik. Bahkan, permainan kedua tim tadi malam ibarat pertandingan final. “Kami menyerang. Persita juga meladeni serangan. Tadi sangat menarik,” kata Budi saat konferensi pers setelah laga.

Di laga berikutnya, Budi tentu saja mengincar kemenangan. Meskipun, pertandingan tidak akan berjalan mudah. Walau dipastikan tidak lolos, Martapura FC bukan tim yang mudah dikalahkan. “Di penyisihan, kami belum pernah menang lawan mereka. Saat tandang kami kalah, sementara di kandang ditahan seri,” ujar pria asal Makassar ini.

Sementara itu, Widodo C. Putro, pelatih Persita, mengakui permainan yang apik dari lawannya. Karenanya, Persik Kediri memang pantas mendapatkan hasil terbaik.

Namun begitu, Widodo tidak ingin anak asuhnya patah arang. Masih ada satu pertandingan sisa yang harus dimenangkan. “Kami harus optimistis menghadapi laga terakhir (lawan PMS),” katanya.

Secara umum, Persik menguasainya jalannya laga. Di babak pertama, mereka berhasil mengurung pertahanan Pendekar Cisadane, julukan Persita. Namun sejumlah peluang yang dicipatakan gagal dikonversi jadi gol. Di babak kedua, Persik tidak menurunkan intensitas serangan. Dengan bermain cepat, mereka mampu membahayakan gawang Persita.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia