Selasa, 21 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Features
Yang Berjaya dalam Anugerah Desa 2019 (2)

Sekali Klik Warga Bisa Akses Segala Data dan Keperluan

14 November 2019, 17: 52: 21 WIB | editor : Adi Nugroho

kepala desa sempu

JUARA: Kepala Desa Sempu Eko Suroso menerima penghargaan sebagai desa inovasi terbaik bidang administrasi masyarakat. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, bisa mengubah kondisi sulit pasca-bencana letusan Kelud 2014 menjadi berkah. Berawal dari mendata jumlah pengungsi, kini desa ini punya sistem informasi desa (SID) yang terkoneksi dengan pelayanan masyarakat.

MOCH. DIDIN SAPUTRO, Kabupaten, JP Radar Kediri.

Matahari begitu terik siang itu. Suhu di dalam tenda di lokasi pengumuman pemenang Anugerah Desa 2019 pun terasa panas. Situasi yang menjadikan suasana menjelang pengumuman kian meresahkan bagi sebagian kepala desa yang hadir.

Para kades itu menunggu detik-detik pengumuman pemenang di ajang inovasi desa paling bergengsi  di Kabupaten Kediri itu dengan tegang. Apalagi ketika satu per satu nominator dibacakan. Mulai dari kategori inovasi bidang pengelolaan wisata hingga inovasi bidang pemberdayaan perempuan. Hingga akhirnya ditetapkanlah 10 desa yang menjadi terbaik.

Salah satu yang mendapat penghargaan itu adalah Desa Sempu, Kecamatan Ngancar. Desa ini memperoleh nilai tertinggi untuk kategori inovasi bidang administrasi masyarakat. Sempu mampu mengalahkan sejumlah pesaing.

Awalnya, Desa Sempu tidak memiliki data yang lengkap untuk keperluan administrasi masyarakatnya. Hingga pada 2014 pasca-erupsi Gunung Kelud, desa ini mengumpulkan data. Terutama untuk mendapatkan jumlah warga yang mengungsi. Nah, berawal dari data itulah pemdes mampu memanfaatkan dengan baik. Kemudian mengembangkannya untuk keperluan sistem informasi desa (SID).

“Di desa, hal yang paling penting adalah berkaitan dengan data. Seluruh program termasuk bantuan semuanya berdasarkan data,” kata Kades Sempu Eko Suroso.

Menurutnya data-data itu harus valid. Sebab kevalidan data itu sebagai acuan seluruh keperluan yang berhubungan dengan administrasi masyarakat Desa Sempu. Data pengungsi yang valid itu menurut Eko sangat penting.

“Kemudian kami melengkapi dan manfaatkan untuk keperluan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Semua data yang ada itu terorganisir dengan rapi. Warga bisa mengaksesnya dengan mudah melalui laman resmi Pemdes Sempu, yakni http://sempu.desa.kedirikab.go.id/.

Apa saja yang ada di sana? Warga bisa mengakses segala jadwal kegiatan yang akan diselenggarakan Desa Sempu. Data-data terkait kependudukan, panduan layanan masyarakat, hingga peraturan-peraturan yang ada di Desa Sempu.

Tentu saja, sebagai desa yang masuk kawasan wisata Gunung Kelud ini, potensi yang ditawarkan Desa Sempu ditunjukkan pada website yang dikelola desa tersebut. Menurut Eko, keberadaan sistem informasi desa ini sangat membantu dalam hal pelayanan darurat.

Misalkan jika ada orang sakit dan perlu rujukan, namun datanya tidak cocok. Pemerintah desa memiliki acuan dari sistem informasi desa dan juga acuan lain secara offline. “Kalau tidak sama, maka bagian front office (pengelola SID, Red) yang membenarkannya,” ujarnya.

Sehingga dengan proses demikian orang yang dirujuk ke rumah sakit tidak perlu menunggu waktu lama mendapatkan layanan hanya karena tidak sinkronnya data. “Secara online ini memperkuat dan mempermudah pelayanan bisa semakin cepat,” ungkapnya.

Inovasi yang diterapkan Desa Sempu ini menjadi hal yang patut dicontoh. Dengan pelayanan dan teknologi yang semakin berkembang ini pemerintah Desa Sempu ini mampu menyelaraskan dan mengimbanginya untuk uapaya kemajuan desa.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia