Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Material Telat, Pemohon SIM Tunggu Seminggu

Satlantas Berdalih Keterlambatan dari Pusat

14 November 2019, 12: 19: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

uji sim

LATIHAN: Pemohon SIM C mencoba menaklukkan sejumlah rintangan dalam ujian praktik di halaman Polres Nganjuk, Jumat (8/11). (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Material kepingan surat izin mengemudi (SIM) di Polres Nganjuk telat selama lima hari terakhir. Akibatnya, pemohon tidak bisa langsung mencetak SIM usai melakukan perekaman data. Melainkan harus menunggu selama seminggu.

Salah satu pemohon perpanjangan yang mengaku belum bisa mendapatkan SIM asli adalah Putri Thamara Candra Ovia. Gadis 22 tahun itu mengaku hanya mendapat SIM sementara usai melakukan perekaman data.

“Sebenarnya ya kecewa juga karena tidak bisa langsung dapat hari ini. Kan saya juga kebetulan bekerja di Surabaya,” ujar perempuan yang tinggal di Kelurahan Kauman, Nganjuk tersebut kepada koran ini, Jumat (8/11).

Beruntungnya, ia tidak harus bolak-balik untuk mengambil SIM asli. Sebab, pengambilan SIM asli bisa diwakilkan keluarga. Pengambilan tinggal membawa salinan SIM sementara ke Polres Nganjuk.

Meski hanya SIM sementara, menurut perempuan yang akrab disapa Ovi itu kegunaannya sama dengan SIM asli. “Katanya kalau ada razia atau semacamnya, pakai ini (SIM sementara, Red) nggak apa-apa,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Lebih jauh Ovi mengatakan, tak hanya dirinya, beberapa pemohon SIM lain pun bernasib sama. Baik yang mengurus perpanjangan maupun pembuatan SIM baru. “Kemarin teman saya juga belum dapat yang aslinya,” imbuhnya.

Sesuai keterangan dalam SIM sementara, tutur Ovi, SIM asli bisa diambil selang seminggu kemudian. Ia mendapat jadwal pengambilan pada Jumat (15/11) depan.

Terpisah, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta yang dikonfirmasi tentang keterlambatan material SIM di Polres Nganjuk, membenarkannya. “Keping SIM sedang kosong,” ujar Hegy.

Meski demikian, dia memastikan kondisi tersebut tidak mempengaruhi pelayanan SIM di Polres Nganjuk. Dia menyebut pelayanan pengurusan SIM tetap bisa berjalan terus. “Dari pusat ada keterlambatan saja. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa kembali normal,” terang polisi dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

Lebih jauh Hegy menuturkan, kemarin satlantas telah menerima pasokan material SIM. Sedikitnya ada empat ribu keping material yang diterimanya. “Sudah datang empat ribu keping hari ini (kemarin, Red),” tandas Hegy.

Pantauan koran ini, meski terjadi kekosongan material SIM di satlantas, pelayanan SIM memang tidak terganggu. Sejumlah pemohon terlihat melakukan latihan ujian praktik berkendara sebelum benar-benar dinilai oleh petugas. Sebagian lainnya mengikuti ujian tulis dan perekaman data SIM.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia