Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Dua Minggu Lagi Pilkades Serentak

Tahap Ketiga Diikuti 19 Desa di 12 Kecamatan

14 November 2019, 11: 56: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

cakades

TAK TERIMA: Imam Mughni, bacakades Pacewetan, Kecamatan Pace, menunjukkan surat keterangan dari PN Nganjuk. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Belasan desa di 12 kecamatan di Nganjuk akan mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap ketiga. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung Selasa (26/11) nanti atau kurang dua minggu lagi.

          Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Haris Jatmiko mengungkapkan, tahapan pilkades sekarang adalah penetapan calon kepala desa (cakades). “Untuk bacakades yang lebih dari lima, harus dikurangi menjadi lima. Caranya dengan seleksi jumlah dukungan,” ujar Haris.

          Dari total 19 desa yang akan menggelar pilkades, hanya Desa Katerban, Baron saja yang jumlah bacakadesnya enam orang. Selebihnya, maksimal lima orang. Sehingga, 18 desa lainnya bisa langsung melakukan penetapan cakades.

          Khusus untuk Desa Katerban, panitia memberi waktu penetapan selama tiga hari. Yaitu, mulai kemarin hingga terakhir Senin (11/11) nanti. “Bacakades dengan jumlah dukungan terkecil (dibuktikan dengan foto kopi KTP, Red) dinyatakan gugur,” lanjut pria yang sebelumnya menjabat Camat Lengkong itu.

Dikatakan Haris, meski jumlah bacakades kurang dari enam, panitia harus melakukan sejumlah tahapan sebelum menetapkan menjadi cakades. Yakni, proses verifikasi keabsahan dokumen yang diserahkan.

Verifikasi, di antaranya dilakukan dengan mendatangi instansi terkait yang mengeluarkan dokumen. “Tahapan dan aturannya memang seperti itu,” terang Haris sembari menyebut setelah tahapan penetapan cakades akan dilakukan pengundian nomor urut dan kampanye.

Untuk diketahui, pilkades serentak tahap ketiga diikuti oleh total 19 desa di 12 kecamatan. Yaitu, Desa Sombron, Ngepeh, Kecamatan Loceret; Desa Kacangan, Tiripan, Kecamatan Berbek; Desa Selorejo, Pesudukuh, Kecamatan Bagor.

Kemudian, Desa Babadan, Pacewetan, Kecamatan Pace; Desa Sambikerep, Jatirejo, Ngadiboyo, Puhkerep, Kecamatan Rejoso. Adapun tujuh desa lainnya adalah Desa Katerban, Kecamatan Baron; Desa Senggowar, Kecamatan Gondang; Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono.

Ada pula Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu; Desa Pecuk, Kecamatan Patianrowo. Selanjutnya, Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambon, serta Desa Mancon, Kecamatan Wilangan.

Dari belasan desa tersebut, tahapan penetapan cakades berlangsung relatif lancar. Gejolak muncul di Desa Pacewetan, Kecamatan Pace. Adalah Imam Mughni, 64, yang namanya didiskualifikasi panitia karena pernah tersangkut kasus pidana dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara.

Pria yang pernah menjabat kepala Dusun Karanganom ini mengaku tak terima dengan pencoretan namanya dalam kontestasi pilkades. Menurutnya panitia tidak konsisten. Sebab, dalam seleksi administrasi Senin (4/11) lalu dia dinyatakan memenuhi syarat. “Saya keberatan dengan keputusan panitia yang mendiskualifikasi saya,” ungkap pria yang menduduki balai Desa Pacewetan sejak pukul 09.00 kemarin.

Dia tak mengelak jika dirinya pernah menjalani hukuman terkait pasal 364 KUHP. “Saya kena kasus ancaman lima bulan dan dihukum lima bulan,” aku Imam sembari meminta tetap boleh mengikuti pilkades.

          Terpisah, Ketua Panitia Pilkades Pacewetan Darmaji menuturkan, pencoretan Imam Mughni sudah sesuai katentuan. Dalam validasi akhir, lanjut Darmaji, panitia menemukan hasil yang berbeda dari Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk.

          Sesuai keterangan dari pengadilan, Imam pernah terjerat perkara pasal 266 ayat 1, 2 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun. “Ini yang menjadi (patokan, Red) putusan panitia,” lanjut Darmaji.

          Dari sana Imam dianggap tidak memenuhi persyaratan sesuai Perbup No. 1/2019 tentang perubahan atas Perbup No. 16/2017 tentang pemilihan kepala desa, pemilihan kepala desa antarwaktu dan pemberhentian kepala desa. “Kami sudah lakukan sesuai tahapan yang ada,” tegas Darmaji.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia