Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Beras Organik, Bukan Beras Biasa

13 November 2019, 18: 50: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

Beras Organik, Bukan Beras Biasa

Share this          

Padi organik merupakan adalah padi yang dihasilkan oleh budidaya pertanian organik. Padi organik bukan sekedar padi biasa, tetapi padi tersebut dibudidayakan melalui pendekatan organik. Apabila dalam membudidayakan padi masih menggunakan asupan kesuburan sintetis, atau campuran antara sintetis dan organik, budidaya yang dilakukan bukan budidaya pertanian organik.

Oleh karena itu, petani yang ingin menghasilkan padi organik, harus mempunyai sertifikat yang menerangkan bahwa lahan yang digunakan sudah sesuai aturan organik serta bahan pendukung untuk budidaya padi juga sudah sesuai aturan untuk budidaya organik.

Dengan begitu, seluruh asupan kesuburan, baik itu pupuk organik padat maupun pupuk organik cair haruslah dibuat dari bahan-bahan alami, bukan sintetis. Dengan pembudidayaan padi secara organik, maka hasinya akan memberikan beras organik.

Di Kabupaten Kediri, beberapa petani sudah melakukan pembudidayaan padi secara organik. Untuk saat ini para petani tersebut masih dibagi menjadi tiga cluster. Yaitu wilayah Kecamatan Semen, Kecamatan Purwoasri dan Kecamatan Kepung.

Dalam Pembudidayaan padi organik, sebenarnya urutannya hampir sama dengan pertanian padi konvensional. Namun yang lebih ditekankan adalah penggunaan bahan untuk budidaya. Di antaranya adalah penggunaan benih, pemupukan dan penggunaan pestisida alami dalam pengendalian hama dan penyakit.

Varietas yang sering digunakan untuk budidaya organik adalah Raja Lele, Pandan Wangi, dan mentik wangi. Beberapa alasan petani mengguakan varietas ini karena varietas ini adalah varietas lokal bukan hibrida, sehingga dalam pembudidayaannya lebih sesuai dengan standar budidaya organik. Selain itu beras yang dihasilkan nanti mempunyai rasa dan tekstur yang lebih pulen. 

Kabupaten Kediri sudah menghasilkan beberapa macam beras putih organik. Beras – beras tersebut dihasilkan dari tiga wilayah yang berbeda. Untuk wilayah Kecamatan Kepung, beras putih organik diberikan merek dagang yaitu Harinjing. Untuk wilayah Kecamatan Purwoasri mempunyai merek dagang Orila. Sedangkan untuk wilayah Kec. Semen mempunyai merek dagang Sekar Putih.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia